Wednesday, March 20, 2013

10 Years

Sebetulnya film 10 Years kurang laku di pasaran. Tapi karena kebetulan gue sudah nonton, jadi sudah menjadi kewajiban gue sebagai pemilik blog yang keren ini, untuk membuat review-nya, dan berharap dapat menyemarakkan blog gue ini.

Anyway, mari kita mulai mereview. 10 Years becerita tentang moment reuni satu dekade anak-anak SMA di Amerika sana. Walau kebudayaan kita berbeda dengan mereka, namun para tokoh di film ini cukup mewakilkan individu-individu di Indonesia, khususnya kita kadang menemukannya di teman-teman kita, lebih dipersempit lagi ketika masa reuni tiba.

Para aktornya ada si ganteng Channing Tatum & istrinya Jenna Dewan-Tatum, mereka berperan sebagai sepasang kekasih Jake & Jess. Jake, dulu adalah pemain football di sekolah, dan kini ia berkarier sebagai broker bank, yang siap melamar kekasihnya Jess. Namun, ia masih memendam rasa pada mantan pacarnya (Rosario Dawson) di sekolah dulu, yang kini sudah menikah dan sedang mengandung anak pertamanya.


Lalu ada Cully, teman Jake, yang dulunya gemar sekali mem-bully teman-temannya yang ia anggap lemah. Cully menikahi pacarnya yang seorang cheerleader di sekolah. Maksud kedatangan Cully adalah untuk meminta maaf pada teman-temannya itu, namun karena dia minum miras kelewat banyak, pria yang sekarang berbadan subur itupun melakukan pem-bully-an lagi.

Dua sahabat: Marty & AJ yang dari dulu mengincar si gadis populer di sekolah: Anna. Pada saat reuni tiba pun, mereka masih melakukan hal yang sama, berebut perhatiaan Anna. Tapi kehidupan Anna kini pun tidak bisa dibilang indah, memiliki 2 orang anak, hasil dari hubungannya dengan dua lelaki hidung belang yang tidak pernah menikahinya. Namun, Anna adalah contoh ibu yang baik di film ini, dia sangat menyayangi anak-anaknya.

Si musisi zaman sekolah: Reeves. Dan kini ia telah menjadi rock star yang tidak terlalu berhasil, bertemu kembali dengan pujaan hatinya: Elise, gadis cantik & pemalu yang tidak memiliki teman (tokoh Elise ini mewakili gue banget: cantik & pendiam). Semasa SMA, Reeves menciptakan sebuah lagu berjudul Never Had, yang menjadi salah satu soundtrack film ini. Ada satu magic moment saat Reeves menyanyikan lagu ini kembali saat reuni 10 tahun kemudian. Sebab ia menyanyikannya di depan gadis yang membuatnya terinspirasi untuk menciptakan lagu itu. Namun, sayangnya gadis itu tidak pernah tahu, baru sadar jika lagu itu untuknya 10 tahun kemudian. Well....



Film ini adalah film biasa. Standar banget. Dengan budget rendah pula. Film ini tidak cocok disebut-sebut sebagai dramedy (Drama Comedy), sebab lebih banyak drama, dan minim komedi.
Tapi cukup enjoy nontonnya. Gue jadi membayangkan sendiri bagaimana serunya reuni bareng anak SMA, yang nggak pernah gue datengin itu.


No comments:

Post a Comment