Wednesday, January 10, 2018

Review Countour Palette by City Color

Pengin banget coba-coba teknik countouring, walaupun kata beberapa MUA sudah agak ketinggalan jaman (yang up to date saat ini adalah teknik strobing). 

Tapi gapapa deh, apalagi bulan Januari ini, undangan kawinan padat banget. Setiap malam minggu ada kondangan sepupu. Jadi, saya beli aja di Tokopedia, harganya lumayan murmer: Rp.89.000,-.

Saya cari-cari beberapa review para ahli, tentang countour yang cocok untuk kulit berminyak seperti saya. Dan, mereka memberikan tips, untuk kulit oily dan cenderung berjerawat, lebih baik hindari countour yang teksturnya cair, karena akan menyebabkan wajah seperti penggorengan penuh minyak. Jadi, saya pilih yang teksturnya seperti bedak dipadatkan.

Setelah bertransaksi di Tokopedia, sampailah paket yang dinanti: Countour Palette by City Color, brand kosmetik asal California.

TAMPAK DEPAN - Review Countour Palette by City Color
TAMPAK BELAKANG - Review Countour Palette by City Color

Packagingnya terbuat dari karton pipih panjang berwarna hitam, dengan tulisan besar-besar:
CITY COLOR
COUNTOUR
PALETTE
COUNTOUR. BRONZE. HIGHLIGHT

Di samping tulisan ada wajah perempuan yang sudah dibubuhi countour, siap diblend.

Bagian dalamnya, ada tiga wadah bundar berisi: countour berwarna cokelat tua, fungsinya tentu saja untuk mendefinisi wajah, lalu bronze berwarna cokelat muda, serta highlight berwarna putih, untuk menonjolkan sisi wajah tertentu.

Review Countour Palette by City Color

Di dalam kemasannya juga dijelaskan area mana saja yang seharusnya disapukan countour, dan area mana untuk highlight. Sedangkan bronze, tertulis untuk "menghangatkan pipi". Asal jangan kebanyakan ya, takut kebakaran hahaha...

Yang saya suka dari Countour Palette City Color ini, warna cokelat tua countour-nya sangat pigmented. Pakai sedikit di pinggir hidung, memanjang sampai lekukan kelopak mata, sudah mendefinisikan pangkal hidung saya, Jadi terlihat lebih tinggi dan tirus. Tapi pakai highlight-nya harus lebih banyak.

Yang kurang saya suka, entah kenapa wajah jadi lebih berminyak dari biasanya. Hingga harus sering menempelkan tissue penyerap minyak di hidung saya. Apa efeknya memang begitu ya kalau memakai countour?? 

Lalu, countour juga sangat ringkih, mudah retak karena guncangan. Padahal tidak pernah jatuh, cuma kena getaran akibat tutup pintu lemari, hancurlah countour-nya, menjadi puing dan serbuk-serbuk T_T

Kalau Countour Palette ini habis, sepertinya saya enggan untuk membeli yang baru. Kemungkinan akan coba produk lain saja.

Sekian.

Friday, January 5, 2018

SDIT Darul Ma'arif (Bilingual Islamic School) Pondok Kelapa, Jakarta Timur

Sekolah Dasar Islam Terpadu Darul Ma'arif Islamic School, beralamat di Jl. Padat Karya II Rt.04/01 No.27 - Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Tel. 021-86907885, 0878-8800-3121, 0812-1079-9334.
Website: sditdarulma'arif.com

Gedung sekolahnya bagus, bersih, dan apik. Dan, menggunakan bahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari di sekolah. Para guru berjilbab lebar, anggun dan ramah.

Gedung SDIT Darul Ma'arif

Gedung SDIT Darul Ma'arif, Pondok Kelapa

SDIT Darul Ma'arif sudah terakreditasi A. Maksimal per kelas 20 orang murid. Khusus kelas 1 dan 2, akan didampingi oleh dua orang guru.

Kurikulum Nasional: Kurikulum 2013 & KTSP 2006.
Kurikulum Internasional: English for Primary School, Active English Daily Conversation dor Daily Primary School, Native Speaker.
Kurikulum Islami: Tahsin & Tahfizh Ummi Method, Sholat Dhuha & Menghafal Al-Qur'an (2 Juz selama 6 tahun), Menghafal Hadits & doa-doa.

Kegiatan Tahunan di SDIT Darul Ma'arif:
  1. Outbond
  2. Camping
  3. Super Ramadhan
  4. Kunjungan Museum
  5. Shopping Day
  6. Chef Kids Day
  7. Fruit Day
  8. Fun in the Water
  9. UTS & UAS
  10. Ruhiyah Camp
  11. Kompetisi Internasional
  12. Pertunjukkan Seni
  13. Acara Hari Kemerdekaan

Ekstra Kurikuler:
  • Jari pintar aritmatika
  • Renang
  • Melukis
  • Futsal
  • English
  • Tahfidz
  • Menari
  • Robotic
  • Panahan
  • Seni Bela Diri

Pendaftaran di SDIT Darul Ma'arif sudah dibuka sejak Oktober 2017. Dana pendidikan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Darul Ma'arif sejumlah = Rp.19.800.000,-. Lumayan ya :D

Tapi biaya pendidikan sebesar itu sudah termasuk biaya-biaya di bawah ini:
  1. Monthly payment on July 2018 (SPP bulan Juli 2018)
  2. Building (Uang Gedung)
  3. Yearly Activities (Kegiatan Tahunan)
  4. Books 1 Year (Buku untuk setahun)
  5. Uniform 6 pcs (Seragam 6 setel)
  6. Exskul (1 jenis ekskul. Note: Jika ingin mengikuti lebih dari 1 ekskul, maka akan dikenakan biaya tambahan).

Jadi, biaya di atas untuk kegiatan selama satu tahun, kecuali SPP yang dibayarkan setiap bulannya Rp.950.000,-.
Selama satu tahun, siswa tidak dipungut biaya apapun.

Catatan tambahan:
  • Formulir = Rp.350.000,-
  • Snack catering dan jemputan bersifat pilihan, bagi siswa yang ingin mendapatkan pelayanan tersebut, akan dikenakan biaya tersendiri yang ditagihkan per bulan. Untuk antar-jemput, akan disurvey lebih dulu jarak sekolah-rumah oleh drivernya, untuk ditetapkan biaya antar jemputnya.
  • Pelunasan pembayaran cash di bulan Oktober s/d Desember 2017 akan mendapatkan discount sebesar Rp.800.000,-.
  • Pelunasan pembayaran cash di bulan Januari s/d Februari 2018 akan mendapatkan discount sebesar Rp.500.000,-
  • Pelunasan pembayaran cash di bulan Maret s/d Juni 2018 akan mendapatkan discount sebesar Rp.250.000,-
  • Lulusan TK Darul Ma'arif mendapatkan discount sebesar Rp.1.500.000,- (tidak mendapat discount lainnya).
  • Bagi yang kakaknya bersekolah di SDIT Darul Ma'arif mendapatkan discount Rp.500.000,-.

Memang benar ya, ada harga, ada rupa. Nilai saya untuk SDIT Darul Ma'arif sangat positif. Mulai dari gedung & ruang-ruang kelas yang apik, guru-gurunya yang super ramah, dan kurikulum sekolah yang bagus. Jika saja, harganya sedikit menginjak bumi dan jaraknya hanya sepelemparan batu dari rumah, saya pasti akan menyekolahkan anak-anak di sekolah ini saja.

Well, semoga bermanfaat bagi orang tua yang kebetulan sedang survey sekolah untuk buah hatinya ^_^



Yuk, simak artikel saya tentang SD Islam swasta lainnya (sekitar Duren Sawit, Jakarta Timur):

Sekolah Dasar Islam Al-Hadiriyah, Buaran - Jakarta Timur

SDI Al-Hadiriyah, beralamat di Jl. Buaran Kav. PTB Blok L 3 No.6-8 Klender - Duren Sawit - Jakarta Timur.
Tel (021) 22982380. Email: assaadatulhadiriyah@yahoo.co.id.

Saya tau SD Islam ini dari sepupu saya. Anaknya sudah ikut tes masuk, tapi tidak diterima, dan akan mengikuti tes susulan di bulan Januari ini.

Tapi saya dan suami agak ragu untuk Sabrina, karena lumayan jauh dari rumah.

Saya sudah pernah mampir ke sekolah ini, walaupun lihat-lihat dari depan saja, karena akses ke tiap kelas dikunci. Gedung sekolahnya sudah bagus, cuma gersang, saya jarang menemui pepohonan di area sekolah. Dan, gedung sekolahnya dicampur antara anak SD, SMP & SMA.

Namun, menurut sepupu saya, kurikulum belajarnya sangat bagus. Anak sudah diajarkan gemar sholat dan mengaji dari kecil. Dan, menurut saya, tidak ada yang lebih penting dari dua hal ini.

Gedung SDI Al-Hadiriyah Buaran, Jakarta Timur

Sekolah Dasar Islam Al-Hadiriyah Buaran, Jakarta Timur

Visi, Misi & Tujuan SDI Al-Hadiriyah (sumber dari brosur sekolah):
  1. Menyiapkan peserta didik yang unggul dalam prestasi akademik dan akhlaq mulia berdasarkan IMTAQ & IPTEK, serta insan Qur'ani.
  2. Menanamkan keimanan dan ketaqwaan melalui pengalaman ajaran agama Islam.
  3. Terwujudnya proses pembelajaran dan bimbingan yang optimal.
  4. Menumbuhkan budaya Islami di lingkungan sekolah.
  5. Menciptakan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan dan berkualitas.
  6. Menumbuhkan semangat berprestasi pada seluruh peserta didik.
  7. Menciptakan suasana sekolah yang ceria & kondusif.
  8. Mengembangkan bakat, minat dan potensi siswa secara maksimal melalui kegiatan ekstra kurikuler.
  9. Membangun budaya rawat, resik, rapi, ringkas, sehat & asri.
  10. Mengintegrasikan kurikulum, metodologi, dan Qur'ani yang berkesinambungan.
  11. Mampu melaksanakan sholat wajib dengan benar.
  12. Patuh dan hormat pada orang tua.
  13. Dapat menghafal Aql-Qur'an, minimal Juz 30.
  14. Mampu Membaca Tulis Al-Qur'an dengan baik dan benar.

Karena gedung milik sendiri, jadi biaya awal pendidikan tidak membayar uang gedung, alias gratis. Fasilitas lainnya di sekolah Al-Hadiriyah:
  • Ruang kelas full AC
  • Lab. Bahasa
  • Lab. Komputer
  • Perpustakaan
  • Lapangan Olah Raga
  • Toilet
  • Musholla
  • Kantin
  • Free Wifi

Sistem belajar di Sekolah Dasar Islam Al-Hadiriyah Buaran, sbb:
  • Kegiatan belajar menggunakan sistem siswa aktif serta mengembangkan daya kreasi anak.
  • Menekankan pada aplikasi nilai-nilai Islam dengan metode Practical Learning.
  • Setiap hari siswa dibimbing: Tasmi' & Tilawatil Qur'an, Sholat Dhuha Berjama'ah, Menerapkan Akhlaq Islam, Sholat Dzuhur Berjama'ah.
  • Calistung.
  • Baca Tulis Al-Qur'an.

Kegiatan Siswa/ Ekstra Kurikuler:
  1. Seni Tari
  2. Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA)
  3. Outdoor Activity
  4. Fieldtrip
  5. Outbond
  6. Pramuka
  7. Seni Musik

Jika berminat, berikut syarat pendafatar di SDI Al-Hadiriyah:
  • Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran
  • Usia minimal 6 tahun
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Akte Kelahiran
  • Fotocopy Ijazah RA / TK (bila ada)
  • Pas Foto 2X3 (4 lembar)
  • Pas Foto 3X4 (4 lembar)
Waktu Pendaftaran: Senin s/d Sabtu, pada jam kerja 08.00-16.00 WIB

Pendaftaran Gelombang I
Sudah dibuka sejak tanggal 1 November - 15 Desember 2017
Tes ke-1 tanggal 20 Desember 2017

Pendaftaran Gelombang II
Dibuka mulai 9 Januari - 2 Maret 2018
Tes ke-2 tanggal 7 Maret 2018

Biaya Pendidikan SDI Al-Hadiriyah Buaran

Note:
  1. Biaya di atas tidak termasuk Kegiatan PHBI/PHBN dan karya wisata (study tour).
  2. Keuangan 50% harus dibayar setelah kelulusan tes.
  3. Pelunasan tanggal 16 Juli 2018.
  4. Pembayaran via rekening nomor 166.00.7979.2016 (Bank Mandiri).
  5. Atas Nama Yayasan Al-Sa'adatul Hadiriyah.
  6. Simpan dan tunjukkan struk pembayaran kepada TU sebagai bukti pembayaran.

Saturday, December 16, 2017

A Perfect Proposal - Katie Fforde

A Perfect Proposal
Genre: Romance
Penulis: Katie Fforde

Setelah membaca buku pertama Katie: Summer of Love, saya langsung yakin akan mencintai buku keduanya berjudul: A Perfect Proposal.

Setelah menamatkannya kurang dari dua minggu, benarlah dugaan saya, bahwa buku ini bagus, manis, ringan, segar, dan membuat jantung berdegup-degup.

Sophie Apperly, seorang wanita muda, usia awal 20an, tinggal bersama orang tua dan kakak laki-lakinya di Inggris. Ayah & kakaknya berprofesi sebagai akademisi, dan ibunya berkarier sebagai pelukis. Meski begitu, mereka selalu bermasalah dengan finansial.

Sophie tidak kuliah, namun ia berbakat sekali dalam hal merombak barang loak menjadi barang yang lebih berguna, dan ingin sekali kursus menjahit untuk lebih mengembangkan bakatnya itu. Namun, keluarganya menolak untuk membiayainya, karena menurut mereka hal itu tidak berguna.

Sophie bertekad membiayai sendiri kursusnya. Ia bekerja serabutan di bar atau cafe, dan mengumpulkan uang.

Saat ia tidak memiliki pekerjaan, Ayah & Ibu menyuruhnya untuk mengurus Paman Eric, salah satu kerabat mereka yang sudah tua. Paman Eric kaya raya, punya banyak uang, dan keluarga Sophie berniat agar Sophie "mencuri" sedikit uang dari Pamannya.

Tentu saja hal itu tidak dilakukan Sophie. Ia melayani Paman Eric dengan tulus. Namun di hari-hari terakhirnya merawat Sang Paman, Sophie mendapati bahwa ada berkas-berkas tua milik keluarganya tentang hak-hak waris pengeboran minyak bumi. Yang jika diurus legalitasnya, maka keluarga besarnya akan mendapatkan banyak uang: Puluhan ribu Pounds (which is 1 GBP = Rp.18.000-an, kurs hari ini, saat artikel ditulis).

Jumlah itu cukup besar untuk merenovasi rumahnya yang setengah hancur, dan membiayai kursusnya, tentu saja.

Melacak berkas & dokumen tua, mengharuskannya berangkat ke kota New York, untuk menemui kerabat lainnya. Ia menginap di apartemen salah satu sahabatnya, Milly.

Saat acara pameran di galeri seni tempat Milly bekerja, Sophie bertemu dengan Matilda secara kebetulan.

Matilda, yang merupakan wanita usia lanjut, dan sangat kaya, langsung menyukainya saat itu juga, mengundang Sophie untuk menghadiri acara Thanksgiving di mansion-nya di Connecticut.

Luke, cucu Matilda, bocah tajir yang tampan, namun angkuh, sangat tidak menyambut Sophie di tengah-tengah undangan tersebut. Ia hanya dianggap sebagai parasit. Tapi, atas desakan Matilda, Luke bersedia membantu Sophie untuk mencari kerabatnya itu, dan mengurus proyek hak waris pengeboran minyak.

Saat Sophie kembali ke Inggris, dan Luke menyusulnya untuk membereskan beberapa proyek, mengharuskan mereka menghabiskan hari-hari bersama di Kota Cornwall yang indah. Momen-momen itulah yang menjadi alasan awal hati Sophie berbunga-bunga, dan kehidupannya berubah total.

Saya sulit sekali menilai buku ini jelek. Dari awal sampai ending bagus banget. Walaupun endingnya klise dan mudah ditebak, tapi sangat layak dibaca. Apalagi kalau bacanya, sambil googling nama-nama kotanya: Cornwall, Falmouth, Connecticut, dll. Sangat indah ^_^

Thursday, December 7, 2017

Perawatan Kulit Wajah Lanjutan Erha Clinic

Hari Sabtu kemarin saya kembali ke Erha Clinic, setelah sekian lama. Dan, ternyata sudah 4 bulan berlalu sejak terakhir saya ke sana. Semua krim sudah pada habis, dan hampir tiga minggu kulit wajah tidak terprotek dengan krim Erha. Alhamdulillah, jerawat ukuran jumbo tak menampakkan diri. Hanya komedo dan jerawat halus yang mulai bermunculan.

Konsultasi lagi dengan Dr. Sandy Sandrasari, oleh beliau level krim malam dinaikkan satu tingkat, sedangkan krim pagi diturunkan satu tingkat.


paper bag Erha Clinic
Paper Bag Erha Clinic

Krim Pagi
Acne Moisturizer Gel 2 (AMG2): berfungsi sebagai pelembab kulit berminyak. Sebelumnya saya diresepkan AMG3, dan kini dikurangi levelnya. Walaupun berbeda level, tapi teksturnya sama: krim bening.
Acne Sunscreen Gel (ASG): berfungsi sebagai sunblock khusus kulit berminyak.


Krim pagi Erha Clinic
Krim Pagi Erha Clinic



















Krim Malam

  • Acne Face Treatment for Sensitive Skin (AFTSS)
  • Acne Night Cream 4 (ANC4)

Pemakaian dua krim malam ini masih dicampur dengan rasio AFTSS:ANC4 = 2:1 (minggu pertama), 1:1 (minggu kedua), 1:2 (minggu ketiga dst).
Krim ANC4 dinaikkan satu tingkat dari sebelumnya ANC3.


Krim Malam Erha Clinic
Krim Malam Erha Clinic





























Harga yang dibayarkan sebagai berikut:

  • Biaya konsultasi dokter: Rp.175.000,-
  • Krim Pagi ASG: Rp.89.000,-
  • Krim Pagi AMG2: Rp.78.000,-
  • Krim Mlaam AFTSS: Rp.75.000,-
  • Krim Mlaam ANC4: Rp.88.000,-
  • Total yang dibayarkan: Rp.505.000,-

Berikut foto before-after setelah perawatan Erha. Saya pakaikan water mark sejadinya, biar nggak dicomot pihak yang tidak bertanggung jawab hehe... :D

Foto before - after

Note: Foto ini memang diambil dengan kamera yang berbeda, jadi foto after mungkin terlihat jauh lebih putih.

Tapi saya cuma mau sharing bahwa kini jerawat dan noda bekas jerawat di sekitar dagu sudah bersih, Alhamdulillah. Selain itu, kulit juga lebih cerah, dan lembab.

OIA, sebelum kita konsul ke dokter kulit Erha, wajah kita akan difoto oleh kamera para asisten dokter Erha, untuk kemudian akan dibandingkan dengan waktu konsul berikutnya. Ada perubahan-kah setelah perawatan? Atau malah biasa saja, tidak ada peningkatan yang berarti. Biasanya kalau begini, kemungkinan besar akan disuruh untuk facial atau treatment wajah lain di Erha Clinic.

Contohnya saja saya. Menurut Dr. Sandy perubahan di wajah saya nggak terlalu signifikan. Ini karena pengaruh tidak begitu rutinnya saya mengoles krim, terutama krim malam. Jadi kemudian, beliau menyarankan untuk facial. Ya, insyaAllah, pengen juga coba facial di Erha Clinic. Nanti saya sharing treatment facial di blog ini.

Tuesday, December 5, 2017

Review Eye Shadow Base Latulipe Cosmetiques

Jujur aja ya, waktu beli Eye Shadow Base dari Latulipe Cosmetiques ini awalnya ragu-ragu banget. Akan bermanfaat seperti yang diharapkan nggak gitu? Apalagi ketika barangnya sudah di tangan, ternyata kok kecil ya. Imut-imut banget.

Eye Shadow Base Latulipe Cosmetiques
Tampak Depan

Eye Shadow Base Latulipe Cosmetiques
Tampak Belakang

Ternyata setelah saya coba pakai, hasilnya luar biasa.

Teksturnya krim yang dipadatkan, dan tidak terlalu berminyak. Cukup dioles di kelopak mata sebelum memakai eye shadow.

Pengaplikasian eye shadow jadi lebih gampang. Bahkan jika eye shadow kita kurang pigmented, eye shadow base ini akan sangat membantu. Pemakaian eye shadow bisa jadi lebih hemat, sebab tidak perlu berulang-ulang mengolesnya. Warna langsung tampak nyata.

Dan yang lebih menggembirakan, eye shadow di kelopak mata saya jadi lebih tahan lama. Sekarang, sebelum menggunakan eye shadow, produk ini jadi wajib didahulukan.

Eye Shadow Base Latulipe Cosmetiques

Walau fisiknya mungil banget, tapi karena bentuknya luar biasa padat, eye shadow base ini bisa awet dan bakal lama habisnya.

Saya beli di Tokopedia, seharga Rp.27.500,-. 

Saturday, November 4, 2017

Review Mirabella Rainbow Eye Shadow Kit II

Saya beli Mirabella Rainbow Eye Shadow Kit II, seharga Rp.64.000,- di Tokopedia. Awalnya ragu mau beli, takut nggak kepake. Biasa deh, saya suka beli, tapi males pakainya, akhir cerita banyak kosmetik yang expired, kelupaan dipakai.

Mirabella Rainbow Eye Shadow Kit II

Tapi, berhubung saya hanya punya satu eye shadow Mizzu warna cokelat gradasi, nggak punya yang warna-warni, saya beli aja deh Mirabella Rainbow Eye Shadow Kit II.

Packaging Mirabella Eye Shadow

Ada selusin warna di tempat yang lumayan pipih, jadi hemat tempat di make-up purse saya. Warna-warninya juga lumayan kepakai, bisa untuk gradasi pink, hijau, biru, dll. Dan sangat pigmented, dan sedikit berglitter gitu, walau nggak sampai heboh sih sparklingnya hehehe....

Cuma sayangnya, lumayan fall out nih, jadi olesnya mesti pelan dan bubuhkannya juga sedikit-sedikit aja. Atau pakai tisue sebagai alas, biar serbuk eye shadow nggak tercecer di kulit bawah mata.

Selusin warna Mirabella Rainbow Eye Shadow Kit II
Selusin warna Mirabella Rainbow Eye Shadow Kit II

Eye shadow Mirabella terbilang lengkap, untuk highlight, tersedia warna putih, pink pucat, hijau muda, dan emas (walau jujur saya belum PD pakai highlighter emas.. heheh...) serta warna-warna gelap sebagai shade di ujung luar mata.

Eye shadow Mirabella yang merupakan rangkaian produk kosmetik dari Martha Tilaar ini, cocok banget untuk digunakan sehari-hari ataupun acara formal, seperti kondangan, arisan, dll. Tanggapan saya positif sekali untuk produk ini, harganya murmer, warnanya banyak dan bisa saya pakai semua, di berbagai acara. Next, saya mungkin akan beli dan coba varian warna lainnya.

Friday, October 13, 2017

Cerita Hajatan di Bandung

Sabtu kemarin, kami sekeluarga diundang hajatan (nikahan) salah seorang sepupu. Mempelai wanitanya asal Bandung. Jadi acara nikah dan resepsi diadakan di kota bunga itu.

Tepatnya di Pitta Resto & Bakery, Jl. Pahlawan No.72 Neglasari Cibeunying, Kaler, Bandung. Tempat makan yang menyajikan menu ala Timur Tengah.

Acara Resepsi di Pitta Resto & Bakery

Acara Resepsi di Pitta Resto & Bakery

Acara Resepsi di Pitta Resto & Bakery

Acara Resepsi di Pitta Resto & Bakery

Acara Resepsi di Pitta Resto & Bakery

Acara wedding dikonsep terbuka/ outdoorTamu undangan juga nggak terlalu banyak, nggak sampai 200 orang. Memang hanya keluarga dan teman dekat saja, jadi suasana sangat intim. Pun sengaja tidak disediakan kuade, supaya pengantinnya hilir mudik menyapa dan berfoto dengan tamu.


Acara Resepsi di Pitta Resto & Bakery
Kedua Mempelai

Keluarga besar Almasyhur menginap di D'best Hotel Sofia, beralamat di Jl. Teluk Angkasa No.27, Lebakgede, Coblong, Bandung. Hotel bintang dua yang bersih dan apik. Hanya ada 4 lantai. Dan di lantai paling atas terdapat kolam renang sedalam 120 cm. Lumayan, anak-anak gembira nginap di sini, soalnya bisa sekalian nyebur main air.

Menginap di D'best Hotel Sofia

Menginap di D'best Hotel Sofia

Menginap di D'best Hotel Sofia

Menginap di D'best Hotel Sofia

Menginap di D'best Hotel Sofia

Menginap di D'best Hotel Sofia

Pulang kondangan, saya dan Ima (kami periparan), membawa anak-anak menyusuri FO-FO di Jalan Riau. Mulai dari Heritage, Cascade, Lily & Rose, Terminal Tas, Jessie James, dan yang lainnya, banyak banget, nggak hapal nama-namanya. Hasil dari keluar masuk outlet, saya dapat tas kerja keren... yeay!! :D

Menyusuri Factory Outlet di Jalan Riau

Menyusuri Factory Outlet di Jalan Riau

Menyusuri Factory Outlet di Jalan Riau

Menyusuri Factory Outlet di Jalan Riau

Menyusuri Factory Outlet di Jalan Riau

Menyusuri Factory Outlet di Jalan Riau

Menyusuri Factory Outlet di Jalan Riau

Selesai mengelilingi outlet, kita diundang makan malam oleh salah seorang paman (anak tertua dari klan Almasyhur) di restoran seafood Dago Panyawangan. Alamat: Jl. Ir. H. Djuanda No.127, Lebak Siliwangi, Coblong, Bandung.

Lokasinya dekat banget dari Hotel D'best Sofia, jadi ramai-ramai jalan santai sehabis maghrib. Menu yang dihidangkan, beragam jenis ikan. Gurame goreng dan bakar, cumi tepung, cah kangkung, ayam bakar, dll.

Makanannya enak-enak, tapi entah kenapa tempatnya lumayan creepy. Shofiyah takut banget sama wayang-wayang berwajah setan yang dipajang di berbagai sudut. Jangankan anak bayi, emaknya juga ngeri.

Makan Malam di Restoran Dago Panyawangan

Makan Malam di Restoran Dago Panyawangan

Makan Malam di Restoran Dago Panyawangan

Minggu pagi, kami mendarat di Prima Rasa. Jl. Kemuning No.20, Merdeka, Sumur Bandung, Bandung. Konon katanya toko kue yang terletak di bilangan Kemuning ini adalah Prima Rasa yang pertama. Pusat segala cabang. Jadi, betul-betul ramai dan crowded.

Ada kejadian yang sangat memorable di Prima Rasa. Mungkin ini adalah kisah paling berkesan yang pernah saya alami, khususnya selama saya pelesiran ke Bandung.

Jadi ceritanya, dua keluarga pergi ke Prima Rasa dengan Uber Car.

Perjalanan pergi, cukup satu mobil, yaitu Avanza. Nah, giliran pulang, kita dapat mobil Ertiga, yang bangku belakangnya ternyata dicopot. Jadi hanya cukup mengangkut satu keluarga. Keluarga yang lainnya, which is saya, suami dan anak-anak masih tertinggal di Prima Rasa. Rencananya akan booking mobil online lainnya.

Ada satu dua kendala, yang menyebabkan booking mobil kedua gagal terus. Mulai dari aplikasi error, handphone mendadak lemot, paket data habis, dan wifi gratis tidak tersedia... haha...

Beberapa ide muncul, cari taksi. Tapi ternyata, menurut tukang parkir, sudah lama taksi tak lewat situ gegara ada Uber.

Ide kedua, cari ATM terdekat, supaya saya bisa isi pulsa paketan. Tapi ATM tidak terlihat sejauh mata memandang.

Ide ketiga, saya mau memberanikan diri minta tolong sama orang untuk orderin Uber buat kita, melalui handphone mereka. Namun ide terakhir ini tidak terealisasi, karena saya keburu lihat angkot jurusan Dago.

Alhasil kita ngangkot dua kali sampai Rumah Sakit Santo Borromeus. Dan jalan kaki di pedestrian Bandung yang kece sampai ke hotel. Untungnya cuaca saat itu (jam satu siang) sangat bersahabat. Mendung, udara dingin, gerimis juga masih satu dua yang menyentuh pipi.

Mood saya yang sebelumnya terjun bebas ke dasar jurang, gegara orderan Uber, siang itu terangkat lagi sampai atas trotoar. Apalagi lihat dua anak perempuan imut lari-lari kecil, sambil ketawa ketiwi, seperti peri hutan yang menari dengan kepakan sayap warna-warni... ahhh.... Bandung, the most romantic town, Ever! (Sayup-sayup terdengar Untitled-nya Maliq & D'essentials, maksudnya sebagai OST pada scene itu, nyambung nggak ya?)


Jalan Kaki Di Pedestrian Bandung

Jalan Kaki Di Pedestrian Bandung

Jalan Kaki Di Pedestrian Bandung

Jalan Kaki Di Pedestrian Bandung

Jalan Kaki Di Pedestrian Bandung

Jalan Kaki Di Pedestrian Bandung

Anyway, kita pulang sore hari, naik kereta Argo Parahyangan. Ketemu lagi sama Rini sekeluarga (periparan juga). Saat berangkat, kita memang bareng. Satu gerbong, dan pesan bangku berdekatan. Eh.. pas pulang, bareng lagi, padahal beli tiketnya nggak samaan, haha... (kali ini soundtrack-nya Baby Shark dari Pink Fong aja hehe...).

Oke deh, see you on the next memorable trip ^_^


Serunya Anak-Anak di Pitta Resto & Bakery

Serunya Anak-Anak di Pitta Resto & Bakery

Serunya Anak-Anak di Pitta Resto & Bakery

Serunya Anak-Anak di Pitta Resto & Bakery

Serunya Anak-Anak di Pitta Resto & Bakery