Wednesday, April 16, 2014

Review Buku: The Hunger Games


Genre:
Science Fiction Novel
Author:
Suzanne Collins

Isi buku bercerita tentang sebuah kawasan bernama Panem, dulunya merupakan dataran Amerika Utara, dengan Capitol sebagai ibukota negara yang sangat makmur dan bergelimpang harta, serta dikelilingi oleh desa-desa miskin, yang diberi nama Distrik 1 hingga 13.

Pada masa lalu, pernah terjadi pemberontakan besar-besaran oleh penduduk Distrik, yang menyebabkan Distrik 13 dibumihanguskan. Sementara 12 distrik lainnya mengalami kekalahan yang sangat telak.

Sebagai bentuk pemberi peringatan bagi warga-warga di-12 distrik yang masih ada, maka setiap tahun Capitol meminta 2 orang anak laki-laki dan perempuan dari tiap-tiap distrik untuk dikorbankan di sebuah permainan bernama Hunger Games.

Anak-anak yang diminta untuk menjadi peserta Hunger Games itu memiliki rentang usia 12 hingga 18 tahun. Mereka akan bertarung dan saling membunuh. Hanya 1 orang yang akan menjadi pemenang dalam permainan ini mengalahkan ke-23 anak lainnya.

Kaum kaya yang haus darah di Capitol sangat menikmati pertunjukan tersebut. Bahkan mereka berpesta pora. Sementara kepedihan dan rasa teror terlukis di wajah kaum miskin di 12 distrik. Kejam, dan sangat miris.

Tersebutlah si tokoh utama: Katniss Everdeen yang merelakan dirinya menggantikan adiknya Primrose sebagai salah satu peserta yang terpilih. Dan Peeta Mellark terpilih sebagai peserta anak laki-laki dari Distrik 12. Mereka akan bertarung melawan anak-anak lain dari distrik lain. Bukan hadiah yang mereka pikir akan dapat dibawa pulang, melainkan bagaimana caranya agar tetap hidup dalam game mematikan ini.

Kisahnya ditulis secara apik oleh Suzanne Collins, hingga tidak bisa berhenti membaca sebelum halaman terakhir. Sudah difilmkan juga, dan diperankan oleh aktris favorit saya: Jennifer Lawrence.

Baca juga review Buku Kedua & Buku Ketiga yukk..

No comments:

Post a Comment