Showing posts with label Dana Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Dana Pendidikan. Show all posts

Friday, October 14, 2022

Kegiatan Manasik Haji Anak Sekolah TK Islam di Asrama Haji Pondok Gede

Rabu pagi, meluncurlah dua bis yang masing-masing berisikan para murid dan guru, dan bis satunya penuh dengan orang tua murid. Kebanyakan sih para mama ya.

Lalin di sekitaran Pondok Gede, Jakarta Timur sudah dipadati oleh bis-bis besar dan beberapa angkot carteran. Penumpangnya anak-anak mungil mengenakan pakaian serba putih. Ihram untuk anak laki-laki, dan anak perempuan berbusana seragam sekolah hari Jum'at.

Kegiatan Manasik Haji Anak Sekolah TK Islam Di Asrama Haji Pondok Gede


Setelah berjejer rapi, dipandu guru-guru, mereka pun bersiap masuk untuk melakukan kegiatan manasik haji. Sementara, kami para ibu, menunggu di luar komplek Asrama Haji Pondok Gede. Tepatnya di area tukang jualan.

Pedagang kaki lima tak terhitung banyaknya. Mulai dari makanan, minuman, mainan, oleh-oleh haji, dll. Dengan banyaknya pengunjung, mereka berharap omzet yang meroket hari itu.

Kami pun duduk-duduk di pekarangan musholla, menggelar tikar. Banyak yang jual juga, selembar kecil seharga Rp.10.000.

Tidak lupa mengeluarkan aneka perbekalan untuk disantap bersama. Lumayan kan, daripada jenuh menunggu buah hati selama dua jam. Lebih baik mengatur obrolan seru (No ghibah ghibah club), bertukar informasi penting seputar "prosedur masuk SD negeri", KJP, dan sekolah Islam swasta yang bagus, dan terjangkau.

Selama dua jam leyeh-leyeh di bawah rimbunnya pohon, terdengar kabar bahwa anak-anak siap dijemput. Maka, kami pun berniat masuk komplek, yang ternyata pintu gerbangnya dikunci.

Namun, memang dasar ibu-ibu ya, ketemu aja pintu kecil yang tidak dikunci. Kami masuk dari sana berbondong-bondong, sampai bapak satpam kebingungan, dan pasrah. Blokade pintu gerbang pun "jebol", alias memang dibuka sengaja. Tak berapa lama, area komplek asrama haji sudah dibanjiri orang tua murid untuk menjemput anak-anak kesayangan.

Walaupun bisa menjebol gerbang depan, tapi kami tetap tidak diperbolehkan melangkah lebih jauh. Kami terhenti di pagar pembatas menuju miniatur Ka'bah. Dimana ada sekitar ratusan murid yang masih melakukan prosesi manasik haji. Jujur, saya lumayan terpukau, padahal ini cuma versi tiruan Masjidil Haram. Bagaimana dengan pemandangan aslinya nanti. MasyaAllah.

Menanti anak selesai manasik haji di Asrama Haji Pondok Gede


Ternyata rombongan anak-anak kami memang sudah selesai sampai tahap sa'i dan tahalul. Pantas saja, saya tidak menemukan mereka di tengah lapangan.

Pukul sebelas siang, bis kami bertolak ke kolam renang Ohana Waterpark di Jati Asih, Bekasi. Sejauh 14 km jaraknya dari Asrama Haji Pondok Gede. Kami menempuh perjalanan kurleb 40 menit.

Bermain air dan berenang di Ohana Waterpark, Jatiasih, Bekasi


Anak-anak bermain air dan berenang di area kids pool yang hanya sebatas betis orang dewasa. Ada air mancurnya, air tumpah dari gentong raksasa, dan semacam playground di tengah-tengah kolam. Sebagian ibu mendampingi, sebagian lagi, termasuk saya, sibuk foto-foto dan rekam video dari pinggir.

Gelar tikar lagi di sisi kiri kolam dekat kafetaria, yang tertutup kanopi. Siang itu betul-betul panas terik. Tapi awan mulai berkumpul dan hujan deras saat sore hari.

Di Ohana Waterpark, yang konon baru buka tahun 2020, terdapat empat kolam:

  • Kids pool yang saya ceritakan di atas.
  • Lalu ada lazy river yang mengelilingi kids pool. Kolam dengan arus pelan, kita bisa menyewa ban besar, dan terombang-ambing santai menyusuri "sungai". 
  • Water slide, ada tiga perosotan ekstrem yang tingginya empat lantai.
  • Olympic pool, kolam renang dewasa yang cukup dalam.

Harga tiket Ohana Waterpark tahun 2022 yaitu sebesar Rp.100.000 per orang saat weekday, dan Rp.120.000 per orang saat weekend.

Bagaimana dengan jam operasionalnya?

  • Selasa s.d Jum'at buka mulai pukul 9.00 - 16.00 WIB
  • Sabtu, Minggu, dan libur nasional buka mulai pukul 8.30 - 17.00 WIB
  • Khusus Senin libur.

Harga tiket masuk dan jam operasional Ohana Waterpark, Jatiasih, Bekasi


Fasilitas lain yang ada di Ohana Waterpark berupa: musholla di lantai 2, kafetaria di area dekat kolam, dan ada juga Waikiki foodcourt di lantai 2, ada beberapa gazebo, kamar mandi dan ruang ganti lumayan banyak, serta disediakan penyewaan locker.

Demikian sharing cerita kegiatan manasik haji anak TK, yang diakhiri dengan bermain air di Ohana Waterpark. Jumpa lagi nanti di artikel berikutnya. Trima kasiiiihh ^^

Tuesday, October 11, 2022

Review TK Islam RA. Roudhotul Muta'allim di Cipinang Muara, Jakarta Timur

Assalamualaikum, hai bunpap (bunda papa) semua, bagaimana kabarnya? Semoga sehat, dan ceria di hari ini, sebab saya ingin memberi info penting seputar sekolah taman kanak-kanak Islam, di bilangan Cipinang Muara, Jakarta Timur. Nama sekolahnya: RA. Roudhotul Muta'allim.

Sekolah TK Islam RA Roudhotul Muta'allim, Cipinang Muara, Jakarta Timur

Sekolah yang nyempil di Gang Garuda Rt.01/11, memiliki bangunan permanen dua lantai yang dicat warna warni.

Lantai pertama, ada ruangan yang cukup luas, dengan lukisan permainan di ubinnya. Di ruangan ini, anak-anak melakukan pembiasan pagi, bersholawat, membaca doa, dan menghafal surah-surah pendek. Kemudian terdapat playground, dengan tiga macam alatnya (ayunan, roundabout atau merry go round atau mangkok putar, dan terdapat tangga yang naik ke semacam balkon kecil, dan di bawahnya ada cekungan yang bisa diisi dengan bola warna warni bisa untuk mandi bola. Tapi sayangnya tidak ada perosotan T_T). Dan terdapat satu kelas di lantai ini, untuk kelas TKA.

Khusus TKB, dimana jumlah siswanya lebih banyak, ditempatkan di lantai 2. Ada tiga ruang kelas untuk TKB. Kelasnya cukup besar, dilengkapi penyejuk ruangan, dengan desain full of fun, dan banyak mainan tentunya.

Satu kelas diisi 10 s.d 14 murid. Ada lima orang guru yang kesemuanya memakai jilbab lebar yang rapi. Para guru, masyaAllah sangat sabar kepada murid, dan sangat humble kepada orangtua murid. Bikin hati adem dan tenang, saat "menitipkan" buah hati, mulai pukul 7.30 pagi sampai 11.30 siang (kecuali Jum'at, pukul 7.15 s.d 10.00).


Visi dan Misi Sekolah

Visi: Membina generasi ulil albab cerdas akal, cerdas akhlak, kreatif dambaan kita semua.

Misi: Membiasakan beribadah dan berakhlakul karimah sejak dini, melatih anak bersosialisasi dan menjadi mandiri, menumbuhkan minat untuk belajar dan berkreasi.


Berikut saya jabarkan biaya masuknya ya (untuk periode tahun ajaran 2022/2023):

  • Biaya masuk sebesar Rp.1.600.000 (include uang pendaftaran, formulir, seragam, dan buku semester 1)
  • Total SPP per bulan: Rp.250.000 dengan rincian sebagai berikut:
    • SPP Bulanan Rp.180.000
    • Makan sehat Rp.20.000 (setiap Jum'at, anak-anak akan makan bersama di sekolah, dengan menu yang disiapkan oleh sekolah)
    • Ekskul drumband Rp.30.000 (wajib)
    • Ekskul melukis Rp.20.000 (wajib)
    • Ada ekskul tambahan yaitu taekwondo yang sifatnya tidak wajib, dengan biaya Rp.75.000
  • Siapkan juga Biaya Kegiatan lainnya yang akan dibayarkan setiap ada acara besar di sekolah, seperti:
    • Bantuan infaq/ prasarana sekolah sebesar Rp.100.000
    • Karnaval Muharram: Rp.50.000
    • Lomba menyambut kemerdekaan 17an: Rp.35.000
    • Penyuluhan parenting yang diadakan sekali setahun: Rp.35.000
    • Outing class atau Outbound: Rp.365.000
    • Manasik Haji (khusus TKB): Rp.440.000
    • Gebyar Maulid (khusus TKA): Rp.90.000
    • Dan beberapa pembiayaan kegiatan lain yang belum di-spill oleh pihak sekolah, seperti wisuda TKB, dll.
RA singkatan dari Roudhotul Athfal berbeda dengan TK umum, dan TK Islam.
RA sendiri memakai kurikulum yang berbasis pada kurikulum Agama Islam yang dibuat oleh Kementrian Agama. Sedangkan TK umum dan TK Islam mengikuti kurikulum dari Kementrian Pendidikan. Bedanya untuk TK Islam, mereka menambahkan sendiri kurikulum Agama Islam, dan sudah pasti diizinkan oleh Dinas Pendidikan.

Jadi keputusan untuk menyekolahkan anak di RA, TK umum atau TK Islam disesuaikan dengan kebutuhan. Jika ingin anak disekolahkan di lingkungan yang padat dengan ilmu agama, sebaiknya memilih RA atau TK Islam.

Anyway, sedikit informasi tentang NISN yang sekarang sudah dapat diterbitkan sejak TK atau RA.
NISN atau Nomor Induk Siswa Nasional, yang bersifat unik, standar, dan berlaku sepanjang masa.
Unik yang dimaksud adalah, satu siswa dengan siswa lainnya memiliki NISN yang berbeda di seluruh wilayah Indonesia, dan dapat dibedakan pula oleh siswa luar negeri.
Standar maksudnya mengikuti sistem yang telah dirancang oleh Kemendikbudristek.
Berlaku sepanjang masa, arti sesuai dengan namanya, NISN berlaku terus sepanjang anak bersekolah sampai jenjang tertinggi.

Saat anak didaftarkan di RA atau TK, maka NISN sudah muncul. Namun, jika anak diharuskan pindah sekolah karena satu dan lain hal, maka orangtua dan pihak sekolah wajib mengurus perubahan NISN ini. Bagaimana cara mengubahnya? Akan saya bahas permasalahan ini di artikel selanjutnya ya. Karena saya perlu meriset mengenai hal ini.

Okay, sekian dari saya. Semoga bunpap, khususnya yang tinggal di area Cipinang Muara, Jakarta Timur mendapat gambaran tentang sekolah RA Roudhotul Muta'allim.

Terima kasih. Wassalam.

TK Islam RA Roudhotul Muta'allim, Cipinang Muara, Jakarta Timur

Playground dan ruang kelas TK RA Roudhotul Muta'allim


Tuesday, April 23, 2019

Sekolah Dasar Islam Nurul Iman - Pondok Bambu

Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh.

Lagi-lagi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke sekolah-sekolah dasar Islam swasta di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Saya mewakili ibu-ibu dan bapak-bapak yang belum sempat survey sekolah. Nah, bisa baca-baca dulu artikel di blog ini, kemudian memutuskan kira-kira anak cocoknya disekolahkan dimana? Yang lokasinya dekat dari rumahkah? Atau pertimbangan kurikulumnya? Atau bahkan dari dana pendidikannya?

Sekolah yang saya sambangi kali ini, adalah Sekolah Dasar Islam Nurul Iman, Pondok Bambu.

Lokasinya di dalam perumahan yang tenang. Berikut alamat lengkapnya:
Jl. Kesehatan No.7, Pondok Bambu, Jakarta Timur - 13430. Tel: 021-8613158
website: www.nurul-iman.com

Program Unggulan SDI Nurul Iman.
  • Kurikulum Nasional + Kekhasan Sekolah Islam Terpadu (SIT)
  • Tahsin Al-Qur'an metode WAFA
  • Pembiasaan Karakter Positif
  • Tahfidz Al-Qur'an Juz 29-30
  • Ekskul Wajib Panahan & Renang
  • Outing Class

Mengenai Tahsin Al-Qur'an dengan metode WAFA, karena saya baru dengar hal ini, jadi saya simak betul-betul penjelasan oleh staf sekolah. WAFA itu bukan singkatan ya bu. Tapi diambil dari bahasa Arab, yang artinya menetapi atau tetap. Maksudnya supaya hati siswa-siswi bisa tetap terpaut bersama Al-Qur'an.

Metode pengajarannya secara visualisasi. Misal, murid diperlihatkan gambar mata, roda, dan lain-lain. Lalu dengan gambar itu, sekalian diberikan tulisan arabnya: Ma - Ta - Ro - Da (dalam bahasa Arab).

Karena metodenya menggunakan otak kanan (gambar-gambar), katanya sih, dalam 10 menit saja, murid sudah mengenal 8 huruf arab, dan menghapal bentuknya. Jadi belajarnya santai, menyenangkan, dan mudah diserap oleh anak-anak. Begitu kira-kira penjelasan yang saya tangkap.

Sekolah Dasar Islam Nurul Iman - Pondok Bambu

Gedung sekolahnya cukup besar. Ada playground untuk anak TK di bagian depan. Lapangan berada di bagian dalam. Gedung berlantai tiga ini juga memiliki eco park, yang berisi binatang ternak, seperti kambing, ayam, kelinci, dll. Fungsinya sebagai sarana pembelajaran satwa kepada anak.

Lantai 1 ditempati oleh anak-anak TK, serta kelas 1 dan sebagian kelas 2. 
Lantai 2 diisi oleh kelas 2 dan kelas 3.
Lantai 3 dipenuhi oleh kelas yang lebih tinggi.

Untuk tahun ajaran baru 2019/2020, satu angkatan akan dibuka 4 kelas. Tahun-tahun yang lalu hanya dibuka tiga kelas, sepertinya tahun ini peminatnya bertambah ya.

Biaya Pendidikan.

Besar uang Pangkal sebagai berikut:
  • Lulusan TK Nurul Iman: Rp.16.467.000,-
  • Luar TK Nurul Iman: Rp.16.967.000,-
Biaya uang pangkal di atas sudah mencakup:
  1. Uang gedung
  2. Uang seragam
  3. Uang buku dan alat
  4. Uang kegiatan selama 1 tahun (belum termasuk ekstrakurikuler)
  5. SPP bulan Juli 2019 (Rp.895.000,-)
  6. Uang komite selama 1 tahun.
  7. Sumbangan ke baitul mal Nurul Iman.
Biaya Pendaftaran:
  • Harga formulir: Rp.550.000,- (kecuali dari TK Nurul Iman) (dibayar saat pengambilan formulir pendaftaran)
  • Pembayaran uang pangkal minimal Rp.8.000.000,- paling lambat dibayarkan di gelombang ke-2 (1 April 2019).
  • Pelunasan pembayaran maksimal tanggal: 10 Mei 2019.

Lalu saya juga tanyakan mengenai tes masuk di SDI Nurul Iman. Anak akan diobservasi lebih dulu menggunakan MIR (Multiple Intelligence Research) & Tes Kematangan (psikotest). Hasilnya akan terlihat kecenderungan minat/bakat anak, serta apakah ada gejala ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), misal hiperaktif, autis, atau lainnya.

Tes calistung juga ada. Dan diharapkan calon siswa minimal sudah dapat membaca.

Fasilitas Sekolah.
  • Lapangan Upacara
  • Perpustakaan
  • Lapangan Olah Raga
  • Ruangan Kelas Full AC
  • Laboratorium IPA
  • Ruang UKS
  • Taman
  • Kantin
  • Parkir Sepeda
  • Toilet

Kegiatan Ekstrakurikuler.
Kegiatan belajar mengajar mulai dari hari Senin s/d Jum'at. Untuk ekskul dilakukan setiap hari Sabtu. Macam-macam ekskul yang tersedia di SDI Nurul Iman, antara lain:
  • Tae Kwon Do
  • Seni Lukis
  • Robotic
  • Pramuka
  • Pencak Silat
  • Matematika Dahsyat
  • Futsal
  • English Club
  • Basket

Jika berminat, bisa segera hubungi Ibu Mala di nomor 0857-1788-0655 untuk menanyakan quota kursi di Gelombang kedua.

Persyaratan Calon Siswa Baru.
  1. Usia anak pada bulan Juli 2019 minimal 6 tahun.
  2. Mengisi dan mengembalikan formulir beserta lampiran persyaratan ke panita Penerimaan Siswa Baru SDI Nurul Iman.
  3. Menyerahkan 4 lembar pas foto berwarna merah ukuran 3X4 (beri nama lengkap di bagian belakang foto).
  4. Menyerahkan 2 lembar fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  5. Menyerahkan 1 lembar fotokopi Akte Kelahiran.
  6. Menyerahkan 1 lembar fotokopi KTP Orang Tua.
  7. Menyerahkan 1 lembar surat pernyataan orang tua (bermaterai).
  8. Menyerahkan 1 lembar formulir imunisasi
  9. Menyerahkan 1 lembar ceklist data kepemilikan sertifikat imunasasi berikut lampirannya:
    • 1 lembar fotokopi Kartu Keluarga (KK).
    • 1 lembar fotokopi sertifikat imunisasi atau surat keterangan pengganti sertifikat (jika ada).
    • 1 lembar fotokopi kartu ORI Difteri (jika ada).
    • 1 lembar fotokopi buku atau catatan imunisasi saat balita (jika ada).
  10. Membayar formulir pendaftaran.
  11. Menerima keputusan panitia Penerimaan Siswa Baru.

Demikian liputan sekolah kali ini. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di sekolah selanjutnya ya ^_^

Sekolah Dasar Islam Nurul Iman - Pondok Bambu

Tuesday, September 18, 2018

Cara Cek Status KJP & Macam-Macam Status KJP

Setelah menyiapkan dan mengurus berkas-berkas KJP, sebaiknya kita mulai melakukan pengecekan status KJP secara berkala di web http://kjp.jakarta.go.id/kjp2/public/cekStatusPenerima.php.

Karena aplikasi KJP ini terintegrasi antara DISDIK DKI (Dinas Pendidikan DKI) dengan stakeholder terkait (Sekolah, Bank, dll), maka kita bisa cek hasilnya real time berbasis web.

Cara mengeceknya sangat mudah. Lihat gambar di bawah.

Form Pemeriksaan Status KJP
Form Pemeriksaan Status KJP
  1. Ketikkan nomor NIK Anak yang didaftarkan sebagai calon penerima KJP (NIK bisa dilihat di Kartu Keluarga).
  2. Pilih tahun pendaftarannya.
  3. Pilih tahapnya >>> hanya ada 2 tahap pertahun (Tahap I & Tahap II).
  4. Kemudian klik Tombol Cek (warna hijau).

Macam-Macam Status KJP

Jika sudah diklik tombol hijau itu, maka hasil status terkini akan muncul. Kita jadi tahu, sudah sampai mana proses KJP berjalan. Berikut macam-macam status KJP berdasarkan tingkatannya.

1. Verifikasi Sekolah >>> Status ini artinya Sekolah sedang melakukan verifikasi data & fisik rumah (alias survey home visit)
Status KJP: Verifikasi Sekolah

2. Kelengkapan Berkas >>> Jika pihak Sekolah sudah menginput data-data verifikasi, dan dari data itu, sistem KJP memutuskan bahwa siswa tersebut memang layak menerima bantuan dana KJP. Kemudian, sekolah mengupload kelengkapan berkas melalui aplikasi KJP.
Status KJP: Kelengkapan Berkas

3. Persetujuan Kepala Sekolah >>> Permohonan KJP siswa disetujui oleh Kepala Sekolah, dan diteruskan ke DISDIK DKI.
Status KJP: Persetujuan Kepala Sekolah

4. Persetujuan Kepala Dinas Pendidikan >>> Permohan KJP siswa disetujui oleh DISDIK DKI. Biasanya kalo statusnya sudah begini, nggak lama lagi akan dibuatkan buku rekening, dan menunggu cairnya dana KJP.
Status KJP: Persetujuan Kepala Dinas Pendidikan

5. Penolakan Tidak Layak >>> Status ini menyatakan dengan jelas bahwa permohonan KJP ditolak oleh sistem, berdasarkan inputan data verifikasi, yang membuktikan bahwa siswa tidak layak memperoleh bantuan dana KJP.
Status KJP: Penolakan Tidak Layak

Selamat untuk siswa yang disetujui dan dinyatakan layak mendapatkan dana bantuan KJP. Bagi siswa yang belum beruntung, dan ditolak, masih bisa mengajukan di tahun dan tahap berikutnya.

OIA, saya juga baru tahu, ternyata siswa yang statusnya sudah mendapatkan KJP, bisa juga diblokir oleh sekolah karena beberapa alasan. Dananya jadi tidak bisa cair, dan siswa tidak bisa mengajukan lagi permohonan KJP, sampai sekolah membuka blokiran tersebut. 

Beberapa alasan pihak sekolah memblokir siswa penerima KJP:
  • Membelanjakan dana KJP tidak pada tempatnya.
  • Terlibat bullying.
  • Terlibat pencurian.
  • Terlibat nyontek massal.
  • Membawa senjata tajam.
  • Menyebarluaskan gambar tidak senonoh.
  • Menggadaikan/ meminjamkan buku tabungan KJP.
  • Merokok.
  • Terlibat tawuran.
  • Terlibat perkelahian.
  • Terlibat penipuan.
  • Membocorkan kunci atau soal jawaban.
  • Sering bolos.
  • Menyalahgunakan KJP.
  • Terlibat narkoba.
  • Terlibat geng motor.
  • Minum minuman keras/ beralkohol.
  • Terlibat pemalakan/ penjambretan.
  • Terlibat pornoaksi/ pornografi.
  • Terlibat perbuatan asusila/ pergaulan bebas/ pelecehan seksual.
  • Sering terlambat.
  • Meminjamkan dana KJP kepada pihak lain.
  • Menggandakan/ menjaminkan KJP.
  • Menghabiskan dana KJP untuk belanjaan yang tidak dibutuhkan siswa.

Orang tua siswa juga bisa terkena blokir oleh Sekolah, dengan alasan-alasan berikut:
  • Menyalahgunakan bantuan KJP.
  • Melakukan pencairan melalui pihak ketiga.
  • Meminta imbalan pencairan.
  • Menggadaikan KJP.
  • Memalsukan bukti belanja.
  • Mengkoordinir bukti penggunaan dana KJP.
  • Menghabiskan dana KJP untuk belanjaan yang tidak dibutuhkan siswa.
  • Meminjamkan KJP kepada pihak lain.

Well, jadilah orangtua bijak dan murid yang manis di dalam maupun luar sekolah, supaya KJP kita terus berlaku dan bermanfaat.

Thursday, September 13, 2018

Acara Karnaval 1 Muharram di Lingkungan Sekolah Al-Hadiriyah - Buaran, Jakarta Timur

Menyambut tahun baru Islam 1440 Hijriah, SDI Al-Hadiriyah menyelenggarakan karnaval. Pawai yang hanya diisi oleh anak-anak SD beserta guru mereka, mengelilingi lingkungan di area sekolah, dimeriahkan dengan umbul-umbul yang dibuat sendiri.

Umbul-umbul juga merupakan salah satu tugas pra karya, jadi akan dinilai oleh ibu guru. Jadi si anak wajib ikutan menghias.

Kalau Sabrina, saya suruh menggambar masjid, mewarnainya dengan cat air (berhubung cat air hanya punya yang warna pink), dan kubahnya dihias dengan tempelan payet emas. Kreasi Sabrina itu saya jejer menjadi salah satu hiasan di umbul-umbulnya. Lumayan bagus sih menurut saya heheh...

Umbul-Umbul Sabrina Menyambut Karnaval Tahun Baru Hijriah

Karya anak-anak SDI Al-Hadiriyah lainnya bisa dilihat seperti rangkuman foto-foto keseruan acara karnaval berikut ini:

Sekolah Al-Hadiriyah

Sekolah Al-Hadiriyah

Sekolah Al-Hadiriyah

Sekolah Al-Hadiriyah

Sekolah Al-Hadiriyah

Sekolah Al-Hadiriyah

Pulang berpawai, anak-anak langsung menyantap makanan berat (nasi & ayam goreng Hisana) hasil dari patungan mama-mamanya. Setelah itu disuguhkan pula snack, puding, kue lumpur, dll. Anak-anak makan di kelas, begini penampakan kelas Al-Malik (salah satu kelas di sekolah SDI Al-Hadiriyah Buaran). FYI, kelas 1 di sekolah Al-Hadiriyah dipecah menjadi 4 kelas: Ar-Rahim, Ar-Rahman, Al-Malik & Al-Qudus.

Makan di Kelas Pulang Karnaval

Makan di Kelas Pulang Karnaval

Di Kelas Al-Malik

Di Kelas Al-Malik

Foto Bersama Bu Guru Yona (Al-Malik)

Saturday, August 25, 2018

Prosedur Pengurusan KJP Plus Baru Untuk Anak SD

Sebelum saya bahas mengenai prosedur atau tata cara pengurusan KJP Plus, sedikit saya info apa itu KJP Plus, dan siapa saja yang berhak menerimanya?

KJP Plus singkatan dari Kartu Jakarta Pintar Plus, sebetulnya merupakan program lanjutan dari era Jokowi (masih KJP). Lalu, nominal dan penggunaannya ditambah oleh Anies, sehingga disebut KJP Plus. Semacam handphone bertipe sama yang diupgrade.

KJP Plus merupakan hak siswa-siswi Jakarta. Nominal rupiah yang diterima juga berbeda tiap jenjang. Uang yang cair bisa digunakan untuk membeli keperluan sekolah seperti tas, sepatu, buku, dll. Atau bagi siswa sekolah swasta, dapat menambahkan uang SPP per bulannya.

Syarat-syarat penerimanya berbeda tiap sekolah (ini yang saya temukan di lapangan). Misal, jika siswa SD Negeri, maka total pendapatan keluarga dihitung secara detail, pendidikan terakhir ibu bapaknya hanya sampai SMA (maksimal), tidak memiliki kendaraan (roda dua sekalipun), dan tidak juga memiliki alat elektronik ber-watt besar (misal: mesin cuci, kulkas, AC, dll).

Namun, jika siswa SD Swasta, persyaratannya tidak terlalu banyak seperti di SD Negeri. Di antaranya orang tua murid bukan PNS, punya KTP DKI, rumah masih ngontrak, dan tidak memiliki kendaraan roda empat. Jadi, banyak yang bilang di SD Swasta lebih mudah mendapatkan KJP.

OK, lanjut membahas prosedur apa dan bagaimana pengurusan KJP Plus untuk siswa SD baru.
  1. Sekolah mendata siapa saja yang mau dan berhak mendaftar KJP Plus.
  2. Setelah nama-nama terkumpul, sekolah mengadakan sosialisasi perihal pengisian formulir-formulir KJP, serta lampiran apa saja yang dibutuhkan.
  3. Orang tua murid mengisi lembar-lembar formulir, menyiapkan semua lampiran, dan memasukkan data-data tersebut ke dalam CD RW.
  4. Wali kelas atau guru akan menyurvei rumah masing-masing siswa pendaftar KJP, serta memotret empat sisi rumah, biasanya: tampak depan, ruang tamu, kamar atau dapur dan kamar mandi. Fotonya juga bersama siswa yang memakai seragam sekolah.
  5. Data dikumpulkan ke sekolah untuk proses lebih lanjut.

Formulir (diberikan oleh sekolah) untuk diisi, di antaranya:
  • Formulir Pendaftaran KJP Plus (bersama dua lampirannya).
  • Surat Permohonan KJP Plus.
  • Surat Pernyataan Ketaatan Penggunaan KJP Plus.
  • Surat Pernyataan Orang Tua Murid, dan
  • Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan >>> diisi oleh wali kelas atau guru saat home visit (alias survei).

Lampiran lain yang mesti disiapkan:
  • KTP orang tua & orang darurat yang tidak serumah (difotocopy sebanyak dua lembar)
  • Kartu Keluarga (KK) (difotocopy sebanyak dua lembar)
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW, sekarang tidak perlu sampai ke Kelurahan (difotocopy sebanyak dua lembar)
  • Surat Keterangan Domisili dari RT/RW >>> jika alamat di KTP tidak sesuai dengan tempat tinggal (difotocopy sebanyak satu lembar)
  • Surat Pengantar dari RT ke RW untuk pembuatan SKTM.(difotocopy sebanyak dua lembar)

Penunjang lain yang juga super penting:
  • Materai Rp.6000,- sebanyak 4 buah.
  • Map snelhecter plastik (warna tergantung permintaan sekolah).
  • Peralatan ATK seperti: pulpen, pembolong kertas, stapler, bak stempel, dan lem kertas.
  • Komputer, mesin scanner, serta CD RW.

Berikut penampakan formulir-formulir dari sekolah:

Formulir Pendaftaran KJP Plus
Formulir Pendaftaran KJP Plus (Halaman 1)
Sesuai sub judulnya: Data Pribadi Siswa, jadi isiannya mengacu pada data siswa, seperti NIK, Nama, Alamat, dll. Jika sudah diisi lengkap, difotocopy sebanyak satu lembar.

Formulir Pendaftaran KJP Plus
Formulir Pendaftaran KJP Plus (Halaman 2)
Halaman kedua, yaitu Data Pribadi Wali. Bisa ibunya atau bapaknya, atau nenek-kakeknya (jika anak yatim piatu). Nama wali di sini yang akan mengurus semua keperluan KJP milik siswa, mulai pencairan dana, dll. Setiap tanda tangan yang dibubuhkan harus tanda tangan satu nama wali, tidak boleh diwakilkan oleh orang lain.
Misal, pendaftaran wali atas nama ibu, maka si ibu harus menyiapkan waktu dan tenaganya untuk mengurus keperluan: ke RT/RW mengurus SKTM, ke bank saat pencairan, dll. Tidak bisa diwakilkan oleh ayah, begitu juga sebaliknya. 
Jika sudah diisi lengkap, difotocopy sebanyak satu lembar.

Formulir Pendaftaran KJP Plus
Formulir Pendaftaran KJP Plus (Halaman 3)
Kontak orang darurat yang tidak serumah. Misal kakek-nenek / paman-tante siswa, atau orang tua yang sudah pisah rumah. 
Jika sudah diisi lengkap, difotocopy sebanyak satu lembar.

Surat Permohonan KJP Plus.
Surat Permohonan KJP Plus
Ditulis dan ditandangani di atas materai Rp.6000,- oleh wali. 
Jika sudah diisi lengkap, discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Surat Pernyataan Ketaatan Penggunaan KJP Plus
Surat Pernyataan Ketaatan Penggunaan KJP Plus
Ditulis oleh wali. Dan ditandatangani di atas materai Rp.6000,- oleh siswa. Jika siswa masih kecil (murid SD), dan belum bisa tanda tangan, maka menggunakan cap jempol tangan kirinya.
 Jika sudah diisi lengkap, discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Surat Pernyataan Orang Tua Murid
Surat Pernyataan Orang Tua Murid
Ditulis dan ditandangani di atas materai Rp.6000,- oleh wali. Jika sudah diisi lengkap, discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Survei (Halaman 1)
Diisi oleh wali kelas atau guru saat home visit, dibantu oleh orang tua.
 Jika sudah diisi lengkap, discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Survei (Halaman 2)

Diisi oleh wali kelas atau guru saat home visit, dibantu oleh orang tua. Jika sudah diisi lengkap, discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Survei (Halaman 3)

Diisi oleh wali kelas atau guru saat home visit, dibantu oleh orang tua. Jika sudah diisi lengkap, discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Kunjungan Sekolah untuk Tinjauan Lapangan
Instrumen Survei (Halaman 4)

Diisi oleh wali kelas atau guru saat home visit, dibantu oleh orang tua. Jika sudah diisi lengkap, discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Contoh lampiran lain dari RT/RW setempat:

Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW
Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW
 Perlu discan dan difotocopy sebanyak dua lembar.

Surat Keterangan Domisili dari RT/RW
Surat Keterangan Domisili dari RT/RW
Perlu discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Surat Pengantar dari RT ke RW untuk pembuatan SKTM
Surat Pengantar dari RT ke RW untuk pembuatan SKTM
Perlu discan dan difotocopy sebanyak satu lembar.

Setelah rampung: formulir diisi, lampiran lainnya dilengkapi, berkas-berkas discan dan difotocopy, serta dimasukkan ke CD RW. Seluruhnya diserahkan ke pihak sekolah untuk diproses.

Selanjutnya harap bersabar, menunggu hasil berupa daftar final calon penerima KJP yang dikeluarkan pihak sekolah, atau bisa juga dicek di website kjp.jakarta.go.id, tinggal masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tahun & tahap pendaftaran. Jika sudah terdaftar, tinggal tunggu info pencairannya dari Bank DKI. FYI, Bank DKI yang akan membuat buku rekening serta kartu ATM bagi pemegang KJP Plus.

Demikian informasi ini saya share. InsyaAllah bermanfaat ^_^

Form Cek Status Penerima KJP pada Handphone
Form Cek Status Penerima KJP pada Handphone