Showing posts with label Belajar Ekspor Impor. Show all posts
Showing posts with label Belajar Ekspor Impor. Show all posts

Saturday, February 10, 2018

Perkenalkan, Nama Saya Bill Of Lading.

"Saya sejenis dengan surat berharga. Seperti deposito yang senilai dengan uang, atau SHM yang merepresentasikan tanah atau rumah.
Perkenalkan, Nama Saya Bill Of Lading.
Hi gaes.. perkenalkan nama saya Bill.
bukan Bill Gates, apalagi Bill Clinton,
tapi Bill of Lading ^_^

Saya mewakili barang seorang importir di dalam container. Jika saya hilang, atau berpindah tangan, maka akan sangat bahaya bagi importir, karena barangnya juga terancam hilang. Jadi, please jaga saya baik-baik wahai pemilik barang, paling tidak sampai barang anda tiba di gudang atau tempat penyimpanan."


B/L diterbitkan oleh perusahaan pelayaran. Mereka memberikan jasa meminjamkan container kepada eksportir untuk mengirimkan barang yang sudah dibeli oleh importir.

Tugas B/L untuk membuktikan bahwa barang yang ada dalam container adalah benar milik importir yang tercantum namanya di lembaran depan. Jadi, B/L merupakan sebuah kontrak perjanjian antara tiga pihak: Importir, Eksportir dan Perusahaan Pelayaran.

Selain nama importir, hal lainnya yang tertulis di B/L yakni:
(Note: Contoh B/L berikut akan dipecah menjadi tiga bagian, supaya lebih mudah dalam penjabaran)


Contoh Bill of Lading
Contoh B/L dipecah menjadi tiga bagian



Zoom in B/L (Part 1)


Penjabaran Isi B/L

VARIABLE yang diisi di B/L KETERANGANNYA
(2) Shipper/Exporter pengirim barang dari negara asal 
(3) Consignee penerima barang atau importir yang sudah memiliki import license di negara tujuan 
(4) Notify Party pihak lain yang juga harus diinfo jika kapal sudah tiba di pelabuhan 
(5) Document No. nomor dokumen, bukan berarti nomor B/L ya…
(12) Pre-Carriage by alat angkut pertama menuju pelabuhan utama
(13) Place of Receipt/Date lokasi pertama penerimaan barang
(14) Ocean Vessel/Voy.No. nama kapal pengangkut dan nomor voyage >>> dari pelabuhan utama ke pelabuhan tujuan
(15) Port of Loading pelabuhan utama pemberangkatan container menuju negara tujuan
(16) Port of Discharge sama dengan Place of Delivery, tapi bisa juga diisi nama pelabuhan transit, jika kapal mampir dulu ke negara tetangga
(17) Place of Delivery pelabuhan negara tujuan, misal di Indonesia: TG. Priok, Jakarta; TG. Perak, Surabaya; dll


Zoom in B/L (Part 2)

Penjabaran Isi B/L

VARIABLE yang diisi di B/L KETERANGANNYA
(18) Container No./Seal No. nomor container dan nomor seal
(18) Marks & Nos shipping mark yang terdapat di kemasan, jika tidak ada, maka cukup ditulis keterangan N/M (No Mark)
(19) Quantity & Kind of Packages jumlah kemasan dan satuannya misal: carton/ roll/ package/ wooden case/ dll.
(20) Description of Goods nama barang yang diangkut
(21) Measurement & Gross Weight total volume kubikasi dan berat kotor seluruh barang
(22) Total Numbers of Containers jumlah container yang digunakan
(24) Freight & Charges biaya pelayaran & jenisnya, misal Freight Prepaid atau Freight Collect


Zoom in B/L (Part 3)

Penjabaran Isi B/L
VARIABLE yang diisi di B/L KETERANGANNYA
(25) B/L No. nomor Bill of Lading (B/L)
(26) Service Type/Mode jenis jasa yang dipakai, misal FCL atau LCL
(27) Number of Original B/L jumlah original B/L yang dikirim, biasanya sebanyak tiga rangkap
(28) Place of B/L Issue/Date lokasi B/L diterbitkan dan tanggalnya
(29) Prepaid at lokasi pembayaran freight oleh shipper
(30) Collect at lokasi pembayaran freight oleh consignee
(33) Laden on Board tanggal kapal berangkat


Okay... sebetulnya masih banyak yang mau saya jabarkan mengenai B/L ini. Misal istilah-istilah yang sering mengikutsertakan kata B/L, seperti: Copy Non-Negotiable B/L, Telex Release B/L, Surrendered B/L, Proofread B/L, dll. Apa pengertian mereka semua? Dan apa bedanya satu dengan yang lain?

Namun berhubung saat ini saya uber-uberan dengan waktu. Banyak hal urgent yang mesti saya kerjakan, jadi InsyaAllah, akan saya posting artikel lanjutannya sesegara mungkin. 

Semoga berkenan. Semoga bermanfaat ^_^

Friday, January 19, 2018

Intro >>> Belajar Lagi Tentang Ekspor-Impor

Intro >>> Belajar Lagi Tentang Ekspor-Impor


Hi. Nama saya Fairus. Ibu beranak dua.

Alhamdulillah setelah lulus kuliah S1, saya belum pernah berstatus pengangguran. Saya inget banget, hari Sabtu setelah dinyatakan lulus sidang skripsi, saya ditawari oleh dosen favorit: Ibu Siti Saidah untuk membantunya di sekretariat dosen. Jadi, pada Seninnya saya sudah bekerja.

Selama satu setengah tahun saya menjadi honorer di kampus. Dan alhamdulillah rezeki dipindahkan oleh Allah subhanahu wata'ala ke kantor saya yang sekarang ini. Sejak tahun 2006 saya bergelut di dunia importasi. Artinya 12 tahun sudah saya bergulat dengan pekerjaan yang ekstra banyak... haha...

Tapi entah kenapa ya, berhubungan dengan importasi ini, saya selalu merasa newbie. Karena banyak sekali hal tentang ekspor-impor yang ternyata belum saya ketahui secara mendalam. Saya seperti main air di pinggir pantai saja, dan belum berminat menyelam lebih jauh, untuk melihat keindahan biota importasi.

Dan, pada titik itulah saya memutuskan untuk mengeksplor dataran EXIM. Jadi, saya akan belajar lagi dari awal mengenai ekspor impor (sst... padahal saya pernah kursus PPJK looh... di Pusdiklat Bea Cukai).

Saya menyadari, bahwa cara belajar saya mungkin terbilang unik, hal ini tersangkut pada hobi saya menulis. Saya harus membaca dulu aneka literatur, kemudian saya tulis lengkap kesimpulannya. Dari kesimpulan inilah, saya baru akan paham.

Jadi, dengan intro yang panjang lebar ini, saya akan mengumumkan bahwa saya akan menulis artikel-artikel tentang ekspor-impor (khususnya impor, karena ini pekerjaan utama saya), dan seluk-beluk lainnya di blog keren saya ini haha...

Semoga berkenan. Semoga bermanfaat.

P.S.: Karena saya newbie (atau saya selalu menganggap diri ini newbie), maka saran & masukan, kritik membangun, catatan tambahan, informasi baru, atau apapun itu namanya, sangat diterima. Thanks.. ^_^



Daftar Isi Artikel Belajar Ekspor-Impor

  1. Perkenalkan, Nama Saya Bill of Lading