Tuesday, January 17, 2017

Workout >> 30 Days Fit & Healthy Challenge

Gerakan-gerakan olahraga di workout weekly plan program 30 Days Fit & Helathy Challenge bisa dilihat lengkap di bawah ini:
Note: Kalau masih belum jelas, langsung ke Youtube, dan search pakai keyword nama gerakan-gerakannya. Semangat!!!

Bicycle Crunch
Bicycle Crunch

Bridge
Bridge

Burpees
Burpees

Crunch
Crunch

Heel Touch
Heel Touch

Jack Knifes
Jack Knifes

Jog in Place
Jog in Place

Jumping Jacks
Jumping Jacks

Leg Raises
Leg Raises

Lunges
Lunges

Plank
Plank

Russian Twist
Russian Twist

Sit Up
Sit Up

Squat
Squat

Summo Squat
Summo Squat

Toe Touches
Toe Touches

Tricep Dips
Tricep Dips

Wind Wiper
Wind Wiper

X Crunch
X Crunch


Monday, January 16, 2017

30 Days Fit & Healthy Challenge (Minggu ke-1)

Seperti cerita saya di post lalu, program saya selanjutnya setelah Diet Mayo 9 hari, adalah 30 Days Fit & Healthy Challenge.

Program ini dibuat oleh Mak Fifin. Beliau membuktikan bahwa dengan mengubah pola hidup, mulai dari tata cara makan, ingredient dan kalori-nya, serta olahraga yang dilakukan setiap hari, berat badannya menjadi ideal. BMI & Body Fat-nya tidak masuk kategori overweight kayak saya.

Untuk berbagi pengalaman berharga ini ke lebih banyak orang, Mak Fifin membentuk grup tertutup di facebook: Fit&Healthy 30 Days Challenge (kalau berminat gabung, ayo.... biar sehat dan kuyus..).
Grup ini murni sharing pengalaman dan saling memotivasi. Jadi tidak ada jual-beli produk diet merk apapun.

Saya ikut dari Batch 1, di bulan Desember 2016, dan hasilnya? Gagal total. Alasannya klise, karena kurang disiplin.
Nah, pas di Batch ke-2, bulan Januari 2017, saya mau ikuti dengan tekun, dan konsisten. Biar badannya jadi kotak-kotak, nggak bulat mengembang kayak donut kentang baru matang ^_^

Seminggu sekali akan diposting meal & workout plan di grup, seperti berikut ini. Nge-post ini di blog keren saya, sudah direstui oleh Mak Fifin sendiri. Thanks a lot mak....
MEAL PLAN MINGGU 1, BATCH 2
MEAL PLAN
MINGGU 1, BATCH 2
(#30DAYSCHALLENGE #FIT&HEALTHY)

WORKOUT PLAN MINGGU 1, BATCH 2
WORKOUT PLAN
MINGGU 1, BATCH 2
(#30DAYSCHALLENGE #FIT&HEALTHY)


Berhubung batch kedua baru mulai per 11 Januari kemarin, jadi saya upload menu yang saya habiskan di minggu sebelumnya (maafkan kalo kurang lengkap, soalnya saya nggak begitu rajin foto-foto makanan).


Day-1: 11-Jan-2017

Day-2: 12-Jan-2017

Day-3: 13-Jan-2017

Day-4: 14-Jan-2017

Harusnya tiap workout difoto, lalu foto before-after juga diupload, tapi berhubung saya pemalu, saya upload hasil di atas kertas aja ya.
Tiap senin pagi, sebelum sarapan, kita wajib mengukur lingkar-lingkar, dan menghitung BMI, serta Body Fat. Berikut hasil saya:

Hasil BMI & Body Fat (minggu ke-1)


Berat badan, BMI, lingkar pinggul & paha mengalami kenaikan, selebihnya turun, Alhamdulillah.
Well, perjalanan saya masih panjang. Keep going!


Suplemen Booster ASI - Jilid 2

Suka duka menyusui anak kedua mirip-miriplah sama anak pertama. Tapi karena sudah pengalaman, masalah-masalah (yang kecil atau besar) berani saya hadapi.
Misalnya aja nih, posisi latch-on sudah tidak kaku, pumping sudah terbiasa, hasil ASIP dikit/ melimpah selalu disyukuri, dll.

Sebelumnya saya pernah nge-post artikel tentang Makanan & Suplemen untuk booster ASI, nah, kali ini saya mau tambahin beberapa suplemen yang saya coba pas anak kedua.


Fennel & Stress Away, dua Essential Oil dari Young Living

EO Fennel terbuat dari biji adas. Selain jadi EO, biasa diolah menjadi minyak telon. Makanya EO Fennel harum kayak minyak telon bayi.
Salah satu manfaat dari Fennel untuk meningkatkan produksi ASI. 
EO Stress Away terbuat dari campuran jeruk nipis, lavender, vanila, cedarwood, ocotea, dan copaiba (sejenis tumbuhan dari Brazil).
Dari namanya saja, sudah pasti manfaatnya untuk meredam stres. Menjadi seorang busui kan harus tenang, kalem, positif, dan wajib menghindari stres berlebih. Supaya ASI tetap melimpah.

Cara pakai kedua oil ini cukup dioles-oles di belakang kuping, dan telapak kaki. Di-difuse juga OK banget. Berhubung di kantor nggak disediakan fasilitas difuser, ya sudah di-dilute/ oles-oles aja.

Fennel & Stress Away - Suplemen Pelancar ASI - Essential Oil Young Living
Fennel & Stress Away - Essential Oil dari Young Living


Tebunda dan ASI Booster Tea
Saya tau Tebunda dari sepupu yang juga sedang menyusui. Bayi kami hanya beda sebulan.
Cara pakainya cukup satu sendok teh diseduh air panas. Jangan langsung diminum, tapi biarkan mengendap kurang lebih 2 jam. Setelah itu diminum, tapi jangan sama ampas-ampasnya. Rasa Tebunda lebih ke jamu ya, nggak ada rasa teh sama sekali.
Beda sama ASI Booster Tea, rasanya lebih enak. Boleh dicampur gula atau madu biar manis dan jadi berasa teh.
Namun, pembuatannya lumayan repot. Direbus dulu, bukan diseduh.
Siapkan panci ukuran kecil, tuang 2 sendok makan dengan air 3 gelas, rebus kurang lebih 10 menit dengan api kecil. Tunggu sampai dingin untuk 2 kali minum: pagi dan sore.
Bentuknya masih berupa biji-bijian, fenugreek-nya, adas-nya, dan campuran lain. Beda dengan Tebunda yang sudah serbuk.

Tebunda, ASI Booster Tea, Mama Soya & Madu
Tebunda, ASI Booster Tea, Mama Soya & Madu


Domperidone merk Hufadon
Sebetulnya ini obat mual. Namun, saya pernah baca di Buku Pintar ASI dan Menyusui, dulu beberapa dokter di USA meresepkan obat ini untuk memperlancar ASI. Tapi, sekarang tidak diperbolehkan, karena ada efek ke lambung.
Nah, dokter kandungan saya meresepkan ini di minggu-minggu pertama kelahiran bayi. Waktu itu, Shofiyah (bayi kedua saya) badannya panas, diindikasi kekurangan cairan. Akhirnya saya diresepkan Domperidone untuk melancarkan ASI.
Sebaiknya mengonsumsi obat Domperidone ini sesuai resep dokter ya. Kalau saya kemarin, sehari hanya satu butir. Dan, tidak boleh mengonsumsi berkepanjangan.

Hufadon Domperidone
Demperidone "Hufadon"

Edamame
Kacang kedelai Jepang. Nggak pernah konsumsi ini sebelumnya. Kebayangnya nggak bakal doyan.
Pas nyobain beli di Hokben, eehh.. kok enak ya?
Akhirnya rutin beli sekilo edamame di pasar dekat rumah. Rebus, dan tambahkan garam. Dicemilin tiap pagi dan sore. Enak, dan insyaAllah melimpahkan ASI.


Edamame Untuk Busui

Susu Almond
Dikasih sama teman kantor buat nyobain: Susu bubuk dari kacang almond, khusus untuk ibu menyusui. Saya dikasih rasa oreo. Rasanya..... hmmmm... enak banget.
Cara buatnya: diblender dengan segelas air, dan es batu, tambah dua sendok makan madu. Setelah itu, disaring, dan minum dingin-dingin.

susu almond

Suplemen lain yang saya konsumsi juga di awal-awal menyusui anak kedua seperti: Asifit, Moloco, & Mama Soya. Sudah pernah saya bahas di post sebelumnya.

SEMANGAT ASI..!

Friday, January 13, 2017

Menu Diet Mayo Hari Pertama, Kedua, dst

Bisa dilihat di artikel sebelumnya: Diet Mayo - Menu Tanpa Garam

Kenapa tanpa garam? Kalo menurut empunya mayo_diseh, garam itu mengikat air dalam tubuh. Kebanyakan air, berat badan jadi bertambah, begitu kira-kira. 

Katering diet dengan menu aneka rupa. Namanya juga tanpa garam ya, jadi jangan terlalu berharap pada rasa. Saat mengunyahnya, ingat saja bagaimana Rasulullah sholallah alaihi wassalam tidak pernah mengomentari makanan. 

Rasa nomor dua, yang penting sehat, serta kalori yang diinput seimbang dengan outputnya. 



Menu Diet Mayo Hari Pertama (3 Januari 2017)

Menu Diet Mayo Hari Pertama













Makan Siang:

  • Tumis kacang panjang + jagung manis
  • Tempe (entah diapain)
  • Daging + kentang bumbu balado
  • Salada

Makan Malam:
  • Tahu steam
  • Acar ala hokben
  • Telur dadar
  • Salada



Menu Diet Mayo Hari Kedua (4 Januari 2017)

  Menu Diet Mayo Hari Kedua
Makan Siang:
  • Kebab (isi daging ayam + salada + seiris tomat + seiris timun)
  • Tumis pelangi
  • Tahu (sepertinya dibacem)
  • Mayonaise

Makan Malam:
  • Salad buah + mayonaise
  • Susu low fat








Menu Diet Mayo Hari Ketiga (5 Januari 2017)

Menu Diet Mayo Hari Ketiga















Makan Siang:
  • Gado-gado
  • Telur + Tahu rebus
  • Kentang kukus

Makan Malam:
  • Ayam bakar
  • Ubi ungu kukus
  • Lalapan



Menu Diet Mayo Hari Keempat (6 Januari 2017)

Menu Diet Mayo Hari Keempat
Makan Siang:

  • Spaghetti + brokoli & selada

Makan Malam:
  • Sate lilit
  • Kentang kukus
  • Acar ala hokben










Menu Diet Mayo Hari Kelima (9 Januari 2017)

Menu Diet Mayo Hari Kelima
Makan Siang:
  • Kentang kukus
  • Ayam rica-rica
  • Tumis kacang panjang + jagung

Makan Malam:
  • Pepes tahu
  • Telur steam
  • Lalapan




Menu Diet Mayo Hari Keenam (10 Januari 2017)

 Menu Diet Mayo Hari Keenam
Makan Siang:

  • Bakso komplit

Makan Malam:
  • Sandwich
  • Pisang
  • Agar-agar









Menu Diet Mayo Hari Ketujuh (11 Januari 2017)

Menu Diet Mayo Hari Ketujuh
Makan Siang:
  • Kebab (isi daging ayam + salada + seiris tomat + seiris timun)
  • Tumis pelangi
  • Tempe
  • Mayonaise

Makan Malam:

  • Salad buah + mayonaise







Menu Diet Mayo Hari Kedelapan (12 Januari 2017)

Menu Diet Mayo Hari Kedelapan
Makan Siang:

  • Urap Sayuran
  • Telur ceplok + tempe

Makan Malam:
  • Burger + sayuran
  • Puding










Menu Diet Mayo Hari Kesembilan / Terakhir (13 Januari 2017)

Menu Diet Mayo Hari Kesembilan / Terakhir
Makan Siang:

  • Fusilli

Makan Malam:
  • Sate ayam + Acar
  • Ubi kuning











Total harga yang saya bayarkan untuk 9 hari (makan siang & malam) + ongkir ke kantor = Rp.625.000,-

Gimana hasilnya? Apakah ada penurunan berat badan?

Belum. Karena sarapan saya masih berlembar-lembar roti + kopi capucino manis. Ditambah hari libur di sela-sela hari mayo. Bagi saya: Hari libur itu sama dengan hari cheating sedunia. Jadi makannya kalap. Udah gitu aja.

Sia-sia donk selama ini?

Tentu tidak! Karena program penurunan berat badan ini, saya lanjutkan dengan bergabung di grup 30 days fit & healthy challenge. Grup khusus untuk emak-emak yang mau memangkas lemak.

Apa lagi itu?

Tunggu artikel lengkapnya ya.


Anyway, ada yang berminat ikutan diet mayo? :D

Wednesday, January 4, 2017

Diet Mayo - Menu Tanpa Garam

Setelah sekian lama tidak menulis blog, karena sibuk luar biasa. Mulai dari kelar lahiran, lalu fokus ASI Eksklusif, jadwal pumping padat, dan kerjaan kantor yang tiada habis-habisnya, baru sekarang ini bisa (insyaAllah) aktif kembali di dunia per-blog-an.

Dan, artikel pertama yang mau saya bahas adalah DIET MAYO - Menu Tanpa Garam!

Sebelumnya, biarkan saya memperkenalkan diri lagi. Saya Fairus, ibu dari dua orang putri, satu balita (usia 4), dan satu bayi (7 bulan). Jadi tujuh bulan yang lalu saya melahirkan anak kedua, dan permasalahan after birth-nya beda tipis sama anak pertama, yaitu: berat badan tak kunjung kembali.

Waktu anak pertama, segala cara telah saya coba, mulai dari diet hitung-hitungan kalori ala Denny Santoso, OCD Deddy Corbuzier, food combining-nya Erikar Lebang. Lalu, berbagai macam olahraga, mulai dari jalan pagi keliling komplek perkantoran, latihan dumbell, lari malam di BKT, dll. Namun, tak membuahkan hasil. Kenapa? Apakah cara-caranya salah?

Tentu tidak! Yang salah ya saya sendiri. Karena melakukannya setengah hati. Kadang-kadang bener (sesuai plan), kadang-kadang semau gue.

Begitu timbangan melesat terus naik hingga di posisi 76 kg (dengan tinggi badan saya hanya 165 cm), which is BMI saya 27.92 dan sudah masuk kategori overweight, dan yang lebih parah saat mengetahui bahwa body fat saya 45.9% (dimana batas normalnya adalah 31%, selebihnya berpredikat OBESE), saya pun tercengang.

BMIBody Fat



BMI ReferenceBody Fat Reference


Sebetulnya kurang paham juga dengan body fat ini, jadi saya menganggap bahwa tubuh saya 45.9%-nya adalah lemak. Banyak ya. 

Saya memutuskan untuk melakukan diet lagi. Awalnya saya mengikuti diet dengan cara saya sendiri, yaitu nggak makan nasi putih. Sebagai ganti karbo saya konsumsi Ubi Ungu.
Makannya biasa aja, saya campur di piring dengan sayur dan lauk. Betul-betul pengganti nasi. Hingga kalo pas makan pakai sayur sop, kuahnya jadi ungu.

Diet ubi ungu, saya lakukan selama 2 bulan (September akhir s/d awal November), lumayan menyusutkan berat badan sebanyak 3 kilo. Di akhir November berat badan saya 73 kg.

Semangat saya mengendor di bulan Desember. Makan nasi putih sih sudah jarang banget, saya ganti kentang kukus aja, karena bosan juga lama-lama sama ubi ungu. Tapi workout-nya males sejadi-jadinya. Alhasil awal Januari 2017, berat badan saya nambah sekilo, jadi 74 kg.

Nah.... di awal Januari inilah, saya ikutan program diet mayo. Saya pesan khusus paket menu diet tanpa garam ke katering mayo_diseh (kalo berminat, langsung cek IG-nya).

Saat saya tulis blog ini (tanggal 4 Januari 2017) adalah hari kedua, jadi saya upload langsung menu dua hari dari kemarin. Berikut sneak peek-nya.

Menu Diet Mayo Hari ke-1
Menu Diet Mayo Hari Pertama
Menu Diet Mayo Hari ke-2
Menu Diet Mayo Hari Kedua

Workout masih saya lakukan menjelang malam. Begitu anak-anak tidur, langsung saya pakai sepatu, dan ikut aerobik-nya Betty Tilarso via youtube (haha.. jadul amat yak!), atau latihan dumbell sampai keringat bercucuran.

Gimana hasilnya? Tunggu dua minggu lagi. Saya akan update terus info menu diet mayo pada kesempatan lainnya.

Sekian.

Sunday, September 11, 2016

Summer of Love - Katie Fforde

Katie Fforde
Genre: Romance
Penulis: Katie Fforde

Suka banget sama cover buku ini. Very chic. Apalagi waktu lihat banderol harganya, cuma 20.000 rupiah. Lagi ada pesta buku, jadi diskon besar-besaran! Aaaah.. Heaven!

Setelah ditamatkan - yang butuh waktu hampir 3 bulan, karena selain bukunya tebal, juga karena sibuk memanfaatkan cuti lahiran ... yup, bener banget si putri kedua sudah exist - nggak menyesal bacanya. Ceritanya bagus banget. Tidak membosankan sedikit pun, walau gue selesaikan dengan berlelet-lelet ria.

Ceritanya tentang seorang cewek bernama Sian Bishop. Serta, bocah lelakinya: Rory, usia empat, yang tidak mengenal ayah kandungnya.
Sian bukan janda, karena dia memang belum menikah sebelumnya. Dia hanya seorang ibu yang berperan ganda.

Saat kehidupan di London terasa menghimpitnya, ia pun memutuskan untuk pindah ke desa membawa serta anaknya itu. Terbayang akan kehidupan yang jauh dari hingar bingar kota. Santai. Tenang. Damai.

Di lingkungan barunya, ia pun mengenal Fiona, wanita paruh baya yang mudah sekali menjadi sahabatnya.
Sian memiliki bakat melukisi furniture tua, dan menjadikannya sebagai mata pencaharian selama ini.

Kehidupan sederhana yang dilakoni Sian pun berubah total, setelah tiba-tiba seseorang dari masa lalunya datang kembali, dan mengusik masa kininya.

Gus, yang pulang dari petualangannya pun terkejut akan kehadiran Sian.

Sian, yang awalnya tidak sedang mencari cinta, terpaksa harus berjibaku dengan hatinya lagi. Antara menerima atau menolak. Meskipun Gus adalah sosok yang sulit untuk ditolak.

Namun kisah di masa lalu tidak mungkin bisa disembunyikan selamanya. Ada saatnya rahasia itu akan terkuak sendiri. Apalagi saat Fiona menyadari betapa miripnya Rory dengan Gus!

Gaya penulisannya sederhana. Mengalir, dan tidak bikin boring. Nggak salah deh, di cover depannya ada embel-embel "The Sunday Times Bestseller".

Thursday, April 28, 2016

Pro Kontra Imunisasi

Pro Kontra Imunisasi
Genre:
Kesehatan
Author:
Dr. Arifianto, Sp.A

Saat Si Sulung masih dalam kandungan, Saya bertemu dengan seorang ibu yang juga sedang hamil anak pertama. Kami ngobrol basa-basi soal proses kelahiran nanti, tentang ASI & IMD, lalu berujung pada imunisasi.

Sebelum bertemu Bumil ini, Saya pikir tidak ada yang salah dengan imunisasi. Sebab, sudah diberikan secara turun temurun. Vaksinasi merupakan hal biasa buat Saya, seperti membeli keperluan bayi saja. Malah yang Saya pelajari serius adalah teori tentang ASI. Karena di keluarga besar, ASI sudah tidak populer. Kalah pamor dengan sufor.

Konon, Si Ibu membaca sebuah majalah Islam bulanan tentang "kejahatan" imunisasi. Vaksin tidak lebih dari konspirasi barat dan Yahudi, yang ingin membunuh anak-anak Muslim, pelan-pelan. Katanya, artikel tersebut ditulis oleh seorang ustadz. Yang mana, tidak mungkin beliau berdusta. Mengerikan sekali, bukan?

Dari obrolan singkat dengan Si Ibu tadi, menggantunglah pikiran kerdil untuk ikutan tidak mengimunisasi anak-anak Saya. Vaksin "Si Pembunuh" itu diam-diam Saya coret dari daftar "Hal Biasa".

Beberapa hari menjelang lahiran, Saya berkunjung ke rumah sepupu. Dia pun menceritakan hal serupa. Bersumber dari majalah yang sama. Bahkan anak ketiganya tidak divaksin sama sekali. Teror imunisasi menghampiri lagi.

Begitu Sabrina lahir (entah kenapa, mungkin memang sudah jalannya), Saya tetap mengikuti jadwal vaksin gratis dari Pemerintah di Puskesmas. Apa karena efek magis kata "Gratis", jadi Saya melunak? Hahaha.. maklumin aja ya, namanya juga emak-emak.

Karena sudah kadung imunisasi, mulailah Saya konsultasi dengan Mbah Google. Mencari-cari pembenaran atas tindakan memvaksin anak. Dan apa yang Saya temukan begitu mencengangkan. Pro kontra imunisasi sangat ramai di jagat maya. Masyarakat world wide web terpecah menjadi dua kubu: ProVaks & AntiVaks. Fakta diberikan. Opini & hujatan dilemparkan. Saya, Si Awam kebingungan.

Semakin banyak artikel yang dibaca, semakin bingung. Akhirnya Saya menyimpulkan, hanya memvaksin Sabrina mengikuti jadwal Pemerintah, bukan IDAI. Keputusan ini pun Saya sesali sekarang.

Sebelum putri kedua lahir, tanpa ragu, Saya membeli dan membaca buku ini. Supaya keteledoran itu tidak terulang ke anak-anak berikutnya. Sebagai seorang Ibu, mengedukasi diri sendiri adalah hal penting. InsyaAllah dinilai ibadah olehNya. 

Dari buku bersampul biru, Saya jadi tahu banyak. Ternyata vaksin-vaksin yang diwajibkan Pemerintah adalah buatan lokal. Nama perusahaannya: Bio Farma, pun merupakan badan usaha milik negara, bukan swasta.

Vaksin-vaksin yang diproduksi Bio Farma juga diekspor ke negara-negara Muslim, yang lebih mempercayakan imunisasi penduduknya kepada kita: Negeri dengan penduduk Muslim terbesar di dunia: Indonesia! Harusnya bangga donk ya. Namun di negaranya sendiri, Bio Farma malah dicap sebagai "musuh" oleh beberapa oknum.

Dr. Arifianto, yang aktif juga di Gesamun (Gerakan Sadar Imunisasi), menerangkan apa itu imunisasi, bagaimana proses pembuatannya, vaksin apa saja yang beredar di dunia, lalu mana saja yang diwajibkan Pemerintah dan direkomendasikan IDAI. Selain itu, beliau juga membeberkan fakta-fakta dari penelitian terbaru, mitos-mitos, serta berita-berita seputar imunisasi di pelosok tanah air dan dunia.

Membaca buku ini, membuka mata Saya, betapa vaksin merupakan isu sensitif, yang wajib diluruskan dengan ilmu pengetahuan, bukan dengan menyadur perkataan si anu, atau si anu.

Demikian.

Wednesday, April 13, 2016

TK Ruhul Islam, Duren Sawit

Sebelum membahas TK baru, berikut TK-TK Islam yang pernah diposting:
  1. TK Islam Tunas Mekar
  2. TK Islam Al-Karimah
  3. TK Islam Al-Kalam
  4. TK Muhammadiyah

TK Ruhul Islam beralamat di Jl. Ekonomi Raya No.28 Rt.012/02 Duren Sawit Jakarta Timur 13430 (Tel. 021-83831493).

Berikut rincian biaya masuk TK Ruhul Islam per tahun 2016/2017 (Sumber data: brosur TK Ruhul Islam):
  • Formulir: Rp.50.000,-
  • SPP Bulan Juli: Rp.150.000,-
  • Seragam 4 stel: Rp.370.000,-
  • Uang alat selama 1 tahun: Rp.190.000,-
  • Buku Paket 1 semester: Rp.120.000,-
  • Infaq: Rp.80.000,-
Total: Rp.960.000,-

Dan, untuk rincian SPP (Rp.150.000,-) per bulannya, sebagai berikut:
  • SPP Pokok: Rp.90.000,-
  • Uang Kas: Rp.5.000,-
  • Majalah Siswa Bulanan: Rp.7.000,-
  • Uang Kegiatan Ekskul (Drumband & Melukis): Rp.48.000,-

Program tambahan di TK ini:
  1. Melukis
  2. Drumband
  3. Kegiatan Lomba
  4. Program Yayasan
  5. Program IGTK dan Dinas

Waktu belajar pukul 07.30 - 10.45 WIB (Mulai Senin hingga Jum'at)

*****

Selain TK, di Ruhul Islam juga ada Paud untuk anak-anak balita usia 2 tahun sampai 4 tahun. Rincian biaya masuk Paud di Ruhul Islam juga tergolong ringan, sbb:
  • Formulir: Rp.30.000,-
  • Seragam 2 stel: Rp.140.000,-
  • SPP Bulan Juli: Rp.40.000,-
  • Sarana Pembelajaran selama 1 tahun: Rp.120.000,-
Total: Rp.330.000,-

Waktu belajar untuk anak Paud: Senin, Rabu & Jum'at (Pukul: 08.00 - 09.30 WIB)

*****