Friday, March 21, 2014

Review Buku: Beauty Case

Buku Beauty Case
Genre:Romance
Author:Icha Rahmanti

Namanya Nadja. Seorang perempuan yang rame, bawel, sangat atraktif, optimis, dengan kreatifitas tinggi. Bekerja sebagai art director, mendesain dekor untuk sebuah acara talk show.
Kisah hidupnya penuh warna, ditemani oleh dua sahabatnya: Obi dan Dian.

Dari Obi, Nadja mengenal seorang pria, bernama Budi Nasution, ganteng, tajir, pokoknya the eligible man versinya.
Di buku ini digambarkan seorang Nadja yang tergila-gila pada satu kata, yaitu: Kecantikan. Karena menurutnya gadis yang paling cantik di sebuah kontes kecantikan, akan mendapatkan trophy-nya. Dan pada kehidupan nyata, trophy itu adalah the most eligible man, misalnya seperti Budi Nasution.

Namun sayangnya, Nadja harus bersaing dengan seorang model supercantik bernama Dania Soedjono, yang memiliki kecantikan absolut.
Tidak adil memang, bahwa dunia masih beranggapan yang tercantik, yang terbaik. Dan tipikal cantik, adalah kulit putih, tinggi langsing, rambut hitam lurus panjang, dan lainnya, dan lainnya.

Tapi Nadja adalah perempuan yang pintar, mandiri, dan kuat. Dengan bantuan teman-teman dan keluarganya, dia menyadari bahwa tidak harus menjadi supercantik untuk memenangkan kontes. Bahkan tidak perlu mengikuti kontes sama sekali, untuk menjadi manusia bahagia.

Novel jenis chicklit, ditulis dengan bahasa yang ringan, mudah dicerna, sederhana, dan gaul tentunya.
Pesannya: jangan cuma melihat dari fisik luarnya, tapi pertimbangkan juga otaknya, kepribadiannya, dan ibadahnya.

Review Buku: KiLL!

Genre:Mystery & Thrillers
Author:Michael Marshall

Maaf sebelumnya, novel bestseller ini harus pasrah menerima dua bintang dari seorang Fairus Baggins. Bukannya tidak bagus, atau tidak layak baca.
Buku setebal 500 lebih halaman ini, sangat menegangkan, dan cukup membuat ketakutan, tapi membiarkan pembacanya terkatung-katung dengan ending yang menggantung, membuat satu karya jauh dari untung.
Bayangkan saja, penjahatnya belum tertangkap, dan di sana-sini masih terselubung misteri.

Namun, setelah dicermati, novel berjudul KiLL! ini merupakan buku pertama dari rangkaian Trilogy yang ditulis oleh Michael Marshall. Buku kedua dan ketiganya entah berjudul apa??

Buku terjemahan dari novel berjudul The Straw Men ini berkisah tentang pembunuhan, pembantaian, dan penculikan. Kejahatan-kejahatan besar yang dilakukan oleh manusia, terhadap manusia lainnya. Penulis mengistilahkan dengan Manifesto Manusia. Berbau sadistis, tapi gaya bahasa yang digunakan sangat smart.

Tersebutlah tokoh pertama, bernama Ward Hopkins. Dia dikabari bahwa kedua orangtuanya mengalami kecelakaan mobil, dan tewas di tempat kejadian.
Namun, Ward menemukan sebuah pesan yang ditulis oleh ayahnya, Don Hopkins, menyatakan bahwa mereka tidak mati. Pesan itu seperti sengaja diselipkan di buku dengan sembunyi-sembunyi.
Sebuah tanda tanya besar kini bersarang di kepala Ward. Dan dengan bantuan Bobby, salah satu temannya di CIA, Ward mencoba mencari berbagai jawaban, atau kunci, atau apalah yang dapat membongkar kotak hitam tersebut. Sampai membawa mereka pada realita yang menakutkan, bukti nyata bahwa pasangan Hopkins memiliki anak kembar, tapi membuang salah satunya di sudut keramaian kota.

John Zandt, tokoh sentral kedua dalam novel ini, adalah seorang mantan detektif LAPD. Bersama rekannya Nina, bahu membahu mencari seorang psikopat yang telah menculik dan membunuh beberapa gadis remaja, yang menamakan dirinya sendiri sebagai Si Manusia Tegak.

Serta skenario lain, bermacam-macam pembantaian manusia yang ditulis menyerupai kehidupan di Amerika, yang bebas memiliki senjata.

Dengan alur yang mengacak, maju-mundur, serta ke samping kiri dan kanan, penulis menyatukan semuanya pada satu adegan, ketika Ward diharuskan menemui kembarannya, yang tidak lain adalah Si Manusia Tegak sendiri.

Review Buku: Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek

Cerita Pendek tentang Cerita Cinta Pendek
Genre:Literature & Fiction
Author:Djenar Maesa Ayu

Seorang penulis ada baiknya tidak membatas-batasi buku bacaannya, begitu yang sering dilatunkan para mentor menulis.
Jadi tidak ada masalah saat buku kumcer ini ada di tangan, dan mata ini menggerayanginya sampai habis.

Namun beberapa orang tidak setuju dengan sastra karya Djenar. Mereka menyebutnya sebagai sastra mazhab selangkangan.
Pada isi cerita: perselingkuhan, free sex, dunia homoseksual, pencabulan, dan lain-lainnya itu. Mengesankan bahwa kehidupan seperti itu lumrah adanya. Wajar. Dan normal saja.

Cerpen-cerpen yang tekumpul ditulis dengan bahasa "sedikit vulgar" menurutku. Mungkin menurut orang lain "sangat vulgar". Atau bahkan "tidak vulgar sama sekali", melainkan "nyeni". Itulah mengapa banyak pro-kontra terhadap UU Pornografi, karena batas antara seni dan porno, hanya dilapisi kain tipis menerawang.

Cerpen-cerpen bertema sama, tentang seks dan cinta.
Jika Djenar disebut-sebut sebagai penulis yang pro gerakan syahwat merdeka. Maka di sini aku anggap dia sebagai jenius sastra. Mungkin berlebihan, tapi biar saja.
Bukan tanpa sebab. Karena dia merangkai hampir semua kata, menjadi kalimat berima, yang enak dibaca. Kemudian menyatukannya, menjadi satu kesatuan cerita. Pesan pun ada.

Jadi memang layak baca untuk penulis pemula. Tidak perlu menyerap nilai dan ajaran dalam cerpen-cerpennya. Cukup dijadikan inspirasi, dan mulai latihan menulis dengan rima.

Thursday, March 20, 2014

Review Buku: The Alchemist

The Alchemist
Genre:Literature & Fiction
Author:Paulo Coelho

Seorang anak gembala, bernama Santiago, membuat keputusan terbesar dalam hidupnya: menjual seluruh dombanya untuk bertualang.
Petualangannya itu demi mencari setumpuk harta karun. Ia melihatnya dalam mimpi secara berulang-ulang. Mimpi yang sama, di tempat yang sama: di bawah Piramida-Piramida Mesir.

Awalnya dia bertemu seorang gipsi. Diramalkan bahwa Santiago kelak akan menjadi pemuda kaya raya.
Bukan cuma itu, seorang raja dengan penutup dada dari emas, juga mengatakan hal yang sama. Setelah dia yakin akan mimpi yang akan terwujud, perjalanan pun dimulai.

Pergilah Santiago ke daratan Afrika, dimana penduduknya kebanyakan adalah orang-orang muslim, yang rela meninggalkan pasar yang ramai, demi sebuah do'a yang dilantunkan muadzin di atas menara.

Setelah mengalami kesialan di awal kisah petualangannya, yang menyebabkan ia jatuh miskin, Santiago pun bekerja di toko kristal. Menjual alat-alat makan, dan pajangan, serta menjual teh yang disajikan dalam wadah-wadah kristal.

Penulis juga menceritakan bagaimana perjalanan seorang anak gembala di gurun pasir yang luas tak terkira. Mencermati bahasa universal yang diformulasikan sedemikian rupa oleh sang alkemis, seorang teman seperjalanan.
Sampai pada akhirnya satu impian (yang sempat dikubur dalam-dalam, karena mustahil untuk diraih) berhasil diwujudkan.

Perwujudan impian itu adalah hasil kolaborasi antara dirinya dengan alam semesta, serta hati kecilnya yang selalu berceloteh ini dan itu.

Bahwa alam semesta akan bahu membahu untuk menolong seorang manusia mewujudkan impiannya.

Dan bahwa hati kecil manusia dapat berbicara, walau pelan dan samar, namun apa-apa yang diucapkannya adalah benar.

Tulisan Paulo sangat ringan. Menarik untuk dibaca, mulai dari halaman ke satu sampai terakhir, dibaca langsung dan tanpa jeda. Tidak membuat jenuh, dan mudah dipahami. Dan yang paling penting, disampaikan banyak pesan dalam karyanya ini.

Review Buku: The Last Don

buku the last don
Genre:Literature & Fiction
Author:Mario Puzo

Dari halaman pertama sampai kira-kira 3/4 buku ini, isinya begitu menjemukan. Terlalu banyak tokoh yang beredar di sekitar tokoh sentral, yaitu Sang Don Terakhir: Don Domenico Clericuzio. Dan banyak dialog antara para tokohnya. Meski begitu Sang Don sendiri kurang banyak porsi untuk tampil di novel ini.
Tapi memang begitu ciri khas Mario Puzo dalam menggarap novel-novelnya. Banyak percakapan.

Menjelang lembar-lembar akhir novel ini, baru mulai terasa ketegangan yang terjadi.
Para Mafia, Bruglione atau disebut juga sebagai prajurit, dan Algojo Keluarga yang terkenal: Pippi De Lena, mereka semua beraksi di setting yang dibuat khusus di Hollywood, Las Vegas.
Yang aku suka adalah gaya Sicilia tidak hilang. Omerta tetap dinomorsatukan dalam Keluarga. Walaupun akhirnya kekaisaran Clericuzio, dengan harta haramnya yang berlimpah-limpah, mulai tercabik-cabik dari dalam. Ada seorang pengkhianat dalam Keluarga.

Memang benar, jika kita melakukan dosa, apalagi semisal dosa besar: membunuh seorang suami dan calon ayah dari Keluarga Santadio, yang sangat beringas, akan mendatangkan pula karma berupa pembunuhan sadis.

Kesalahan Don Domenico hanyalah membiarkan putri satu-satunya jatuh cinta pada salah satu putra tertua dari Klan Santadio. Cinta terlarang mereka ingin dimusnahkan oleh kedua Don dari dua Klan itu.
Namun, bayi dalam kandungan dapat meluluhkan hati Don Santadio, tapi tidak Don Domenico Clericuzio.

Dia mengutus Pippi De Lena untuk membantai seluruh Klan Santadio, tanpa terkecuali. Namun, ada satu Santadio yang tersisa, yang tidak dibunuh, yang akan dilahirkan ke dunia, tumbuh besar, dan siap membalaskan dendam orangtuanya.

Pertama yang mati mengenaskan adalah Sang Algojo. Nasib sial menimpanya, seorang pengedar narkoba kelas teri menembak membabibuta, enam peluru di dada, dan satu peluru bersarang di kepalanya.

Putra tertua Pippi: Cross De Lena, tidak percaya dengan kematian ayahnya. Rasanya tidak mungkin Sang Algojo akan takluk begitu saja pada penjahat di kelas paling bawah itu.
Cross yakin ada satu rahasia besar yang terselubung, dan hal ini tersangkaut pada nama Keluarga.

Cross bersiap diri untuk membalaskan kematian ayahnya. Namun, dia harus berhadapan secara langsung dengan Klan Clericuzio yang ganas.

***

Cerita ini sudah dibuat film mini seri TV dengan judul yang sama, pada tahun 1997.

Review Buku: The Unbearable Lightness of Being

Genre:Romance
Author:Milan Kundera

Selesai bertemu sapa dengan para mafia Itali yang bermukim di Hollywood, aku langsung terbang ke Praha - Ceko, diundang oleh seorang dokter bedah bernama Tomas. Pada masa itu, masa yang cukup sulit, penyebabnya adalah invasi Rusia, 1968.

Berikut adalah cuplikan pengalaman Tomas, Tereza, Sabina, & Franz yang diceritakan langsung oleh "Sang Adam yang berkali-kali diusir dari surga", yaitu Milan Kundera. Dia langsung menjadi sahabat karib dalam waktu kurang dari dua minggu. Buku ini ditulisnya setahun setelah kelahiranku, yaitu 1984.

Semasa mudanya, Tomas, seorang ahli bedah ternama di Praha, adalah seorang playboy. Sejak pisah dengan istrinya, dia seringkali berganti-ganti rekan seranjang. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Tereza, yang bekerja sebagai waitress di bar, tempat pertama kali mereka bertemu.

Tereza jatuh hati pada pandangan pertama dengan Tomas. Saat ia mengamati Tomas, seorang pria gagah yang menyambangi bar, dengan membawa buku. Apalagi menurut Tereza, "Buku adalah emblem dari suatu persaudaraan rahasia," aku cungkil dari halaman 67 buku ini. Berikutnya kalimat ini menjadi quotes favoritku.

Biarpun, Tomas telah menikahi Tereza, tapi ia masih saja dengan hobinya itu: berganti-ganti rekan seranjang. Salah satu partner favoritnya adalah Sabina. Seorang pelukis. Sabina pun tergila-gila pada Tomas.

Namun, dengan gigih dan pasti, Tereza mampu memisahkan Tomas dari Sabina. Rasa cemburunya yang berlebihan, membuat Tomas akhirnya menyerah dan hengkang dari Praha, menuju ke pedesaan.

Bukan itu saja, ada alasan lain mengapa Tomas lebih memilih untuk tinggal di pedesaan, yang notabene tidak modern, dan tidak lebih hidup dari Kota.
Sejak Tomas menulis artikel di koran setempat, yang memuat kritiknya atas pendudukan Rusia terhadap Ceko, serta kritik terhadap pemerintahannya, serta partai-partai komunis di negaranya. Hal ini membuatnya kurang populer, dan bahkan menjadikan Tomas semacam buronan yang dianggap anti pemerintah, dan harus disingkirkan.
Awalnya, profesinyalah yang disingkirkan. Dari dokter bedah, derajatnya diturunkan, hanya berprofesi sebagai pengelap kaca, dari rumah ke rumah.

Buku sastra yang menarik ini, juga menyuguhkan kisah tentang Franz, kekasih gelap Sabina. Yang akhirnya mati ketika mencoba untuk menyelamatkan banyak nyawa, dengan cara terjun langsung ke konflik Thailand - Vietnam.

Kundera menulis bukunya dengan alur yang acak-acakan. Para tokoh dibunuhnya di tengah-tengah halaman buku. Namun, ia juga menuliskan kisah Tomas-Tereza dengan manis di bagian ending.
Dan, cara dia mengemukakan pandangan politiknya, jenius sekali.

Review Buku: Blind Eye

Buku: Blind Eye
Genre:Nonfiction
Author:James B. Stewart

Cerita di buku ini adalah kisah nyata. Tentang dokter muda yang tampan, Micheal Swango. Tapi tak ada yang menyangka bahwa ia adalah seorang pembunuh berantai yang handal. Swango adalah psikopat tulen.

Dr. Micheal Swango tega membunuh pasien-pasiennya dengan cara meracuni, entah langsung lewat suntikan, ataupun racun yang dicampur dengan cairan infus.

30an korban tewas, namun Swango masih bisa bebas, bahkan nyaris tidak ada tuntutan dari keluarga korban atau rumah sakit.
Di sini digambarkan betapa rumah sakit tutup mulut selamanya atas tindakan-tindakan malpraktik yang dilakukan para dokternya. Demi predikat, integritas, dan citra rumah sakit di ranah publik.

Bagus, tegang, mencengangkan, dan membuat kita berpikir kritis: mungkinkah setiap rumah sakit mempunyai dokter-dokter handal dalam bidang malpraktik, namun ditutup-tutupi oleh pihak rumah sakit?

Film Lama (Siapa yang tau judulnya apa?)

Sebetulnya ini cuma kisah di film yang pernah gue tonton. Tapi lupa apa judulnya, siapa aktornya, skenario persisnya seperti apa, tahun berapa dirilis, dan tahun kapan gue nonton di TV juga sudah lupa. Karena sudah sangat lama.

***

Seorang wanita usia 30an mendekati kepala empat. Masih single, tapi kariernya lumayan cerah. Profesinya adalah seorang chief editor di sebuah penerbitan buku. Badannya tinggi, ramping, dan rambut panjang sepunggung yang keriting serta berwarna blonde. Dia mempunyai sedikit masalah sosial, karena kesulitan bergaul dan beradaptasi dengan orang lain, termasuk adiknya dan istri adiknya, serta keponakan perempuannya yang berumur tujuh tahun (yang kebetulan berwajah mirip dengan si wanita ini saat ia seusianya). Masalah sosialnya ini kemungkinan besar karena pengaruh statusnya yang masih single di usia you must panic.

Rupanya status lajang yang menempel padanya sejak lahir, bukan saja membuatnya iri setengah mati pada adiknya yang sudah berkeluarga, namun juga berdampak pada pekerjaannya. Ia terlalu workaholic, tapi tidak fokus. Dia senang berada di kantornya sampai larut malam, dan pergi minum-minum setelahnya, lalu bangun pagi dengan keadaan masih mabuk berat, dan kembali ke kantor, melakukan rutinitas yang sama sampai malam.


Sebagai chief editor yang menerima banyak naskah dari penulis-penulis pemula, yang seharusnya lebih diperhatikan olehnya sebagai produk baru yang lebih segar. Dia malah membiarkan naskah-naskah itu tergeletak tak tersentuh di meja kerjanya. Dan, ia pun mendapat banyak teguran dari atasannya.Hidupnya makin berantakan, ketika ponakannya yang berumur tujuh tahun itu mulai sering bertandang ke rumahnya, dan mengkritik cara hidupnya. Dia dibuat tak berdaya dengan celotehan anak itu yang terlalu mengajarkan cara hidup manusia normal. Kadangkala ia merasa begitu didikte oleh anak kecil, bagaimana menjalani satu hari penuh tanpa mabuk di malam harinya, bagaimana berinteraksi dengan wajar dengan orang sekeliling, dan bagaimana cara melirik lawan jenis, serta memikatnya dengan cara yang berkelas.

Awalnya dia kesal bukan main dengan keponakannya ini. Pernah sekali waktu dibawa pulang ke rumah orangtuanya, tapi ternyata anak itu malah menghilang. Dan sudah kembali ke apartemen si wanita.
Ternyata, si anak ini (yang sangat mirip dengannya ketika ia masih berusia tujuh tahun) bukanlah keponakannya itu, melainkan adalah dirinya sebenarnya ketika dia berusia tujuh tahun. Anak ini seperti datang dari masa lalu, dan kemudian menjadi bayangannya yang bijaksana dengan tujuan membenahi kehidupan dewasanya.

Dia mulai dapat menerima kehadiran bayangannya itu, walau masih belum dapat diterima akal sehat. Banyak orang yang melihatnya bicara sendiri, atau tertawa sendiri, sebab si kecil usia tujuh tahun tidak tampak oleh orang lainnya. Namun, begitu banyak perubahan yang ia rasakan sejak kehadiran sang bayangan. Dia pun mulai lebih bijak dalam menyikapi kehidupannya, serta kariernya. Ia mulai dapat menoleransi satu naskah super tebal yang ditulis oleh penulis baru. Dia membacanya, menghayati, dan mulai mengedit. Sampai naskah itu diterbitkan dan menjadi bestseller.

Hubungan dengan adik dan orang sekelilingnya membaik. Begitu pun dalam hal relationship. Pada akhirnya, dia menjalin hubungan baik dengan sang penulis, sampai mereka menikah. Lalu, ia dapat berdamai dengan masa kecilnya, dengan dirinya di masa kini, dan kehidupannya di masa yang akan datang.

Ending film ini begitu menyentuh, adegan saat si wanita memeluk anak kecil itu dan berkata bahwa ia mencintainya, lalu si bayangan masa kecilnya menghilang, dan ia memeluk dirinya sendiri, dan ia berkata bahwa ia mencitai dirinya apapun yang terjadi.

Mau banget nonton film itu lagi, tapi berhubung sudah lupa judul filmnya, dan siapa saja aktornya, susah juga cari key yang tepat untuk bisa googling ya.

***

PANDUAN PANITIA KELUARGA - AKAD NIKAH & RESEPSI

Buka-buka buku diary lama, eh ada catatan lumayan penting nih buat yang lagi persiapan mau nikah :D


Bukannya nggak percaya dengan WO yang kita pilih, tapi kan tidak ada salahnya minta bantuan keluarga dan membentuk panitia sendiri untuk mengecek tiap detail acara kita, agar berlangsung dengan lebih khidmat. 

Catatan-catatan di bawah adalah rangkuman hasil googling, moga berguna.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM & SELAMA ACARA BERLANGSUNG:


TRANSPORTASI
  1. Calon Pengantin & Keluarga sudah ada di gedung pukul ……………………, diantar oleh …………
  2. Penerima Tamu, Pagar Ayu/ Bagus & Among Tamu harus sudah sampai gedung pukul ……………, dijemput oleh ......
  3. Mobil pengantin >> pinjam milik ………………………….

PERLENGKAPAN AKAD NIKAH DI MASJID
  1. Meja nikah, taplak & vas bunga, harap menghubungi pengurus Masjid atau bisa juga menghubungi pihak WO.

PENGHULU
  1. Penghulu hadir jam 8 tepat, jika belum datang, harap segera ditelpon, dan dijemput.

PERLENGKAPAN DI GEDUNG RESEPSI

  1. Janur kuning sudah terpasang paling lambat pukul .....
  2. Penulisan nama pengantin harus benar dan jelas di masing-masing janur.
  3. Buku tamu & Spidol harus tersedia di meja penerima tamu. Jika belum ada, harap ditanyakan langsung ke pihak WO.
  4. Gembok, Kunci & Plastik besar. Sebagai kelengkapan gendul/ tempat angpao. Hubungi pihak WO, atau sediakan sendiri.
  5. Vas Bunga sebagai pemanis di meja penerima tamu. Harap hubungi pihak WO.
  6. Souvenir sudah diletakkan di tempat souvenir, paling lambat pukul ...... (penerima tamu sudah standby).

PERALATAN MAKAN
  1. Pastikan untuk mengecek Gelas, Piring, Sendok, Garpu dalam keadaan bersih dan layak pakai.
  2. Makanan & para petugasnya harus sudah rapi sebelum acara dimulai.
  3. Papan nama gubug harus sudah terpasang benar.
  4. Pemanas makanan (Buffet & Gubug) harus sudah standby & sudah dinyalakan.

SEKSI DAPUR
  1. Memastikan buffet nikah = ... porsi
  2. Buffet resepsi = ... porsi
  3. Gubug Siomay = ... porsi
  4. Gubug Sate Ayam & lontong = ... porsi
  5. Gubug Ketupat Laksa = ... porsi
  6. Gubug Martabak = ... porsi
  7. Gubug Es Doger = ... galon
  8. Gubug Lain-lain = …. porsi
  9. Sisa makanan di buffet nikah, pindahkan ke buffet resepsi.

SEKSI KONSUMSI
  1. Menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga yang dirias, dan tukang rias.
  2. Menyiapkan nasi box untuk penghulu.
  3. Menyiapkan nasi box untuk pengurus Gedung & Security
  4. Menyiapkan nasi box untuk pengurus Masjid
  5. Menyiapkan Kue-Kue untuk besan (dalam kantung) + souvenir.


DAFTAR PENERIMA TAMU

1. .....
2. .....
3. .....
4. .....


DAFTAR AMONG TAMU
1. .....
2. .....
3. .....
4. .....
5. .....
6. .....

DAFTAR PAGAR AYU/ PAGAR BAGUS
1. .....
2. .....
3. .....
4. .....
5. .....
6. .....


Review Buku: Gokil Mom: Diari Seorang Mami Dodol

Buku Gokil Mom
Genre:Parenting & Families
Author:Yenny Lesly

Setelah beberapa buku tebal yang gue baca belakangan ini, sekarang gantian baca buku tipis, yang hanya 152 halaman. Sebuah bacaan ringan.

Diangkat dari kisah nyata si penulis sendiri. Tentang kehidupan sehari-hari dari seorang ibu rumah tangga sekaligus wanita karier, yang memiliki seorang anak, dengan segala intrik dan dramanya. Dikisahkan dengan sangat lucu oleh si penulis.

Tapi berhubung buku ini berasal dari blog, maka betul-betul hanya cerita keseharian. Cukup bagus. Cuma agak membosankan.